Kabar Kalsel

Polisi Harus Jalan kaki 5 Jam Naik Gunung demi Buru Tersangka Mutilasi di Tanahbumbu

Pelaku juga terpaksa harus naik kursi roda karena tidak bisa berdiri sendiri sehingga harus dibantu petugas. Untuk menangkap pelaku, jajaran

Polisi Harus Jalan kaki 5 Jam Naik Gunung demi Buru Tersangka Mutilasi di Tanahbumbu
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Nofri Karno alias Dodi alias Doding alias Doni (29), tersangka kejahatan pembunuhan mutilasi ditangkap di tanah kelahirannya di Dumoga Kabupaten bolmong Provinsi Sulawesi Utara. Korbannya, Usman Ali (17), merupakan rekan sesama kerja penanam sawit 

TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap rekan kerjanya sekarang ini sudah mendekam di Mapolres Tanahbumbu.

Pelaku adalah Nofri Karno alias Dodi alias Doding alias Doni (29) yang ditangkap di tanah kelahirannya di Dumoga Kabupaten bolmong Provinsi Sulawesi Utara.

Pelaku kini sudah mendekam di mapolres Tanahbumbu. Kedua kakinya dilumpuhkan jajaran Jatanras Polres Tanahbumbu bekerjasama dengan resmob Polda Kalsel dan resmob Sulut.

Pelaku juga terpaksa harus naik kursi roda karena tidak bisa berdiri sendiri sehingga harus dibantu petugas.

Untuk menangkap pelaku, jajaran kepolisian ternyata harus naik gunung dan menempuh jarak yang cukup jauh.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tanahbumbu, AKP Khairul Basyar, Jumat (31/3/17) mengatakan perlu perjuangan untuk menangkap pelaku yang satu ini. dia bersama tim resmob Polda Kalsel dan resmob Polda Sulut harus berjalan kaki naik gunung.

"Dia ditangkap didalam hutan. Untuk menangkap pelaku, harus menempuh perjalanan selama 5 jam dengan berjalan kaki. Kami naik ke gunung untuk menemukan pelaku hingga akhirnya kami tangkap," katanya. (*)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved