Regional

Inilah Wajah Akbar, Petani Sawit yang Dililit Kemudian Ditelan Piton di Mamuju Sulbar

Tewasnya Akbar, petani sawit yang dililit kemudian ditelan piton di daerah Mamuju, Sulawesi Barat, membuat gempar.

Tribunnews.com
Akbar dan kondisinya setelah ditelan ular piton. 

TRIBUNKALTENG.COM, MAMUJU - Tewasnya Akbar, petani sawit yang dililit kemudian ditelan piton di daerah Mamuju, Sulawesi Barat, membuat gempar.

Dari hasil penelusuran terungkap lah sosok Akbar adalah pria berusia 27 tahun dan istrinya tengah mengandung.

Di mata keluarganya, Akbar merupakan sosok pria yang ulet dan rajin.

Dari foto yang beredar, sosok Akbar masih muda memiliki rambut lurus, kumis tipis dan kulit bersih.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Akbar ditemukan tewas ditelan piton raksasa di kebun kelapa sawit miliknya, Dusun Pangeran, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (27/3/2017) malam.

Saat ini Junaedi berada di lokasi Akbar diterkam ular.

Menurut Junaedi, sebelum meninggal atau sekitar sebulan lalu, Akbar mengantar Muna ke kampung halamannya (Palopo) untuk melahirkan anak kedua mereka.

"Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo kembali jemput istrinya," tutur Junaedi.

Orangtua almarhum juga tidak berada di Mamuju Tengah saat kejadian maut itu menimpa.

"Orangtuanya juga baru sampai tadi pagi, karena dia ada di Tinambung Polewali Mandar," kata Junaedi.

Seorang keluarga Akbar, Mursalim, mengungkapkan, ular raksasa kerap ditemukan di kawasan kebun sawit tersebut. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved