Regional

Saat Ditelan Hidup-hidup Oleh Ular 9 Meter, Akbar Sedang Sendirian Memanen Sawit

Akbar ditemukan tewas ditelan piton raksasa di kebun kelapa sawit miliknya, Dusun Pangeran, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, Sulbar

Youtube
Tubuh manusia dari dalam perut ular piton setelah dibelah (Youtube) 

TRIBUNKALTENG.COM, MAMUJU - Kematian Akbar (25) ditelan ular piton raksasa belum diketahui sang istri, Muna.

"Saat ini istrinya ada di Palopo dan tidak bisa dikonfirmasi karena susah jaringan di tempatnya," kata Sekretaris Desa Salubiro, Junaedi, kepada tribun Tribunsulbar.com, Selasa (28/3/2017).

Akbar ditemukan tewas ditelan piton raksasa di kebun kelapa sawit miliknya, Dusun Pangeran, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (27/3/2017) malam.

Saat ini Junaedi berada di lokasi Akbar diterkam ular.

Menurut Junaedi, sebelum meninggal atau sekitar sebulan lalu, Akbar mengantar Muna ke kampung halamannya (Palopo) untuk melahirkan anak kedua mereka.

"Saat (istri) selesai melahirkan, Akbar kembali ke sini. Jadi, rencananya ini, Akbar pergi panen sawitnya karena mau ke Palopo kembali jemput istrinya," tutur Junaedi.

Orangtua almarhum juga tidak berada di Mamuju Tengah saat kejadian maut itu menimpa.

"Orangtuanya juga baru sampai tadi pagi, karena dia ada di Tinambung Polewali Mandar," kata Junaedi.

Piton 9 Meter

Seorang keluarga Akbar, Mursalim, mengungkapkan, ular raksasa kerap ditemukan di kawasan kebun sawit tersebut.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved