Breaking News:

Dipermalukan Martapura FC, Pelatih Persiba Minta Maaf

Rupanya kelemahan lini belakang sudah diketahui Martapura, di menit 74' gol kedua tercipta. Adi Setiawan memperdayai Yoewanto Beny dengan sundulan, Ma

TRIBUN KALTIM / ARIF FADILLAH
Persiba melakukan uji coba dengan Martapura FC, di Stadion Parikesit Balikpapan, Rabu (22/3/2017)malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan melakukan laga uji coba dengan Martapura FC di Stadion Parikesit Balikpapan, Rabu (22/3/2017). Laga ini merupakan uji coba ketiga kalinya bagi Persiba.

Babak pertama, Persiba melancarkan serangan dengan mengandalkan duet Tolle dan Robi di lini tengah. Namun umpannya belum bisa maksimal untuk diteruskan Rofanda dan Melkior yang berada di lini tengah. Sementara Martapura mengandalkan serangan balik.

Hingga babak pertama usai, tidak ada satu gol pun tercipta. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua justru Martapura FC yang berhasil membobol gawang Persiba. Memanfaatkan tendangan sudut, Rifan N yang tak terkawal dengan mudah menceploskan kulit bundar di menit ke 67', tim tamu unggul 1-0. 

Rupanya kelemahan lini belakang sudah diketahui Martapura, di menit 74' gol kedua tercipta. Adi Setiawan memperdayai Yoewanto Beny dengan sundulan, Martapura unggul 2-0.

Gol yang dinanti penonton akhirnya tercipta untuk Persiba. Dirkir Glay membuat gol hiburan dari titik putih jelang pertandingan berakhir di menit 90'.

Melihat kinerja para pemainnya, pelatih Persiba Timo Scheunemann tampak kecewa.

Dirinya pun mengakui kelemahan terjadi di lini belakang yang tidak mampu mengantisipasi bola mati.

Pelatih asal Jerman ini pun mengungkapkan permintaan maafnya kepada masyarakat Balikpapan.

"Atas nama tim saya minta maaf kepada warga Balikpapan karena bermain dengan tidak disiplin. Jadi itu yang harus kita bayar mahal. Ini pelajaran buat tim kita. Semoga pemain kita cepat pulih," kata Timo kepada Tribun.

Sementara itu Frans Sinatra pelatih Martapura FC mengaku hasil yang didapatkan melawan Persiba merupakan faktor keberuntungan.

Kendati demikian dia tidak mementingkan hasil akhir. Karena mereka melakukan lawatan ke Kaltim hanya untuk uji coba saja.

"Saya menilai permainan anak-anak saya. Mereka oke sekali hari ini. Kita ke sini uji coba tim, kebetulan kita bisa menang ya Alhamdulillaah. Hasil akhir belakangan. Jadi kami memang melihat kemampuan tim," ujarnya usai pertandingan. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved