Breaking News:

Menteri Agama Angkat Bicara Soal Spanduk Penolakan Mensalatkan Jenazah Pembela 'Ahok'

Ia mengimbau agar masyarakat beragama islam untuk tetap mensalatkan orang yang telah meninggal dunia.

kompas.com
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Menanggapi polemik munculnya spanduk yang berisi penolakan mensalatkan jenazah pembela 'Ahok' dan adanya jenazah warga yang mengalami kejadian tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin angkat bicara.

Ia mengimbau agar masyarakat beragama islam untuk tetap mensalatkan orang yang telah meninggal dunia.

Menurutnya, mengurus jenazah sejak pemandian hingga proses pemakaman merupakan fardhu kifayah.

"Sebaiknya (disalatkan ya), itu kan kewajiban fardhu kifayah mensalati jenazah, memandikan jenazah, mengurus jenazah, itu fardhu kifayah," ujar Lukman, saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

Lukman pun menegaskan, jika satupun masyarakat sekitar lokasi jenazah tersebut di salatkan tidak melakukan salat jenazah, maka mereka berdosa.

"Kalau tidak ada satupun muslim yang melakukan (mensalatkan jenazah) itu di sebuah kampung, di sebuah wilayah, di sebuah daerah, maka semua orang yang ada di wilayah atau di kampung itu berdosa semua," tegas Lukman.

Ia mengatakan, seseorang yang telah meninggal dunia tidak akan mendapatkan dosa jika tidak disalatkan.

Yang berdosa adalah bagi mereka yang masih hidup namun secara sengaja tidak mensalatkan.

"Jenazahnya sih tidak berdosa, tapi orang yang masih hidup (yang berdosa)," kata Lukman.

Lukman menilai jika hal tersebut tidak dilakukan, maka secara keseluruhan warga sekitar lokasi jenazah seharusnya disalatkan akan berdosa.

"Kalau tidak ada yang melakukan itu, maka semua orang secara kolektif akan berdosa," kata Lukman.

Oleh karena itu, Lukman menyarankan agar masyarakat tetap mensalatkan jenazah tetangga maupun kerabat mereka, apapun permasalahannya.

"Karena sifatnya fardhu kifayah, sebaiknya ada yang mengerjakan itu, agar secara kolektif kita tidak berdosa," tandas Lukman.

Perlu diketahui, hukum fardhu kifayah dalam islam adalah sebuah aktifitaa yang wajib dilakukan, namun bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain, maka kewajiban ini gugur.

Adapun aktifitas yang tergolong dalam fardhu kifayah, satu diantaranya yakni mensalatkan jenazah. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved