Kunjungan Kenegaraan

Raja Salman Mau Membayar Uang Santunan Korban Crane Mekkah?

Untuk korban meninggal dunia akan diberikan uang sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar, sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau

Raja Salman Mau Membayar Uang Santunan Korban Crane Mekkah?
AFP PHOTO / STR
Jemaah haji berfoto di depan crane yang runtuh di Masjidil Haram pada tanggal 12 September 2015. 

TRIBUNKALTENG.COM, BEKASI - Keluarga korban crane Mekkah menagih janji Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan uang santuan sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar. Sebab hampir dua tahun berselang dari peristiwa tragis itu, mereka belum mendapat uang santunan yang dijanjikan.

"Sampai sekarang kami belum mendapat uang yang dijanjikan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Zaenab (75) ibu kandung, Ferry Mualidin (36) saat ditemui Warta Kota pada Minggu (26/2/2017).

Ferry merupakan satu dari delapan jemaah haji asal Jawa Barat yang tewas akibat tertimpa crane di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi pada Jumat, 11 September 2015 lalu.

Kematian Ferry mengejutkan banyak pihak, karena mereka tidak menyangka Ferry pergi begitu cepat.

Apalagi Ferry ke tanah suci guna melaksanakan rukun Islam ke lima, ibadah haji.

Atas kejadian itu, Pemerintah Arab menyatakan bakal memberi uang santuan bagi keluarga korban.

Untuk korban meninggal dunia akan diberikan uang sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar, sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau Rp 1,9 miliar.

Tidak hanya itu, pihak keluarga yang ditinggalkan juga dikasih jatah pergi melaksanakan ibadah haji sebanyak dua orang.

Zaenab sangat menanti janji dari Pemerintah Arab Saudi, soalnya jatah kursi dua orang itu akan dimanfaatkan untuk berziarah ke makam Ferry.

"Terutama istrinya, Linda Marlinda (38), dia ingin sekali berziarah ke makam suaminya di sana," kata Zaenab saat ditemui di rumahnya, Jalan Kahuripan Blok E3/40 No. 15 RT 07/06B, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved