Kalteng Kita
Kapolsek Maliku Blusukan Datang Petani, Ada Apa?
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng, sudah mulai terasa. Pada beberapa daerah, petugas mulai disibukkan dengan upaya pemadaman.
Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNKALTENG.COM - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng, sudah mulai terasa. Pada beberapa daerah, petugas mulai disibukkan dengan upaya pemadaman.
Kondisi ini pula yang menjdi kekhawatiran banyak pihak. Apalagi musim sudah mulai mengalami perubahan dari penghujan menjadi kemarau.
"Masyarakat kita perlu diingatkan atas keadaan ini. Kadang karena ingin cepat lahannya bersih, malah dibakar. Padahal ini mengancam keselamatan lingkungan," ujar Kapolsek Maliku Iptu Rochmat Endro, Minggu (19/2/2107).
Seperti kebiasaannya selama ini, kapolsek ini memiliki melakukan blusukan ke sejumlah daerah di tempatnya bertugas ketimbang ngantor.
Mengendarai sepeda motor, dia menyambangi warga termasuk para petani pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun.
Menurut Endro, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan penerapan hukum bagi pelaku pembakar lahan. Namun sebelum tindakan dimaksud mereka terapkan, perlu disosialisasi kepada masyarakat secara umum sehingga bencana kebakaran dapat dihindari.
Pada 2016, kebakaran hutan dan lahan di Kalteng dapat diminimalisasi sehingga bencana kabut asap terburuk yang pernah dirasakan seperti pada 2015 tidak terulang.
Kali ini, musim kemarau diprediksi akan lebih panjang sehingga diperlukan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Umumnya masyarakat bisa memahami kondisi ini. Saya senang mereka juga bisa menerima kami untuk diajak berdialog sehingga terjalin silaturahmi dengan rasa kekeluargaan," timpal Endro. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribun-kalteng-kapolsek-maliku-iptu-rochmat-endro_20170219_103747.jpg)