Breaking News:

Radja Nainggolan Tertangkap Merokok, Begini Kata Pelatih AS Roma?

Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, tidak mempersoalkan kebiasaan anak asuhnya, Radja Nainggolan, mengonsumsi rokok.

FILIPPO MONTEFORTE/AFP
Gelandang AS Roma, Radja Nainggolan, menjalani partai kontra Chievo Verona pada lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, 22 Desember 2016. 

TRIBUNKALTENG.COM - Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, tidak mempersoalkan kebiasaan anak asuhnya, Radja Nainggolan, mengonsumsi rokok.

Kebiasaan buruk itu terlihat dalam sebuah video wawancara Nainggolan dengan Corriere dello Sport beberapa hari lalu.

Aksi Nainggolan tentu mendapatkan respons negatif karena dipertontonkan di ruang publik, meskipun sang pemain sudah diketahui merokok sejak lama.

Beda hal dengan sikap Spalletti. Dia tetap mengizinkan Nainggolan menikmati tembakau asalkan performa di lapangan tidak terganggu.

Syarat tersebut dipenuhi Nainggolan dengan mencetak delapan gol dan dua assist dalam 32 pertandingan yang dijalani Roma pada musim 2016-2017.

"Tidak ada masalah. Nainggolan menjalani kehidupan normal dan beristirahat pada malam hari. Dia menemukan keseimbangan dalam hidupnya," tutur Spalletti.

Hanya, Spalletti meminta pemain berdarah Indonesia itu untuk berhati-hati ketika tampil di ruang publik.

Terlebih lagi, komentar Nainggolan di video tersebut turut memicu kontroversi. Dia menyebut bahwa Juventus selalu mendapatkan penalti dan tendangan bebas.

"Ada musuh yang ingin menampar Anda di depan umum. Nainggolan belajar dari pengalaman ini," ucap sang pelatih.

Komentar Nainggolan tentang kebiasaan Juventus mendapatkan penalti memang bisa menjadi bumerang buat Roma.

Sebab, Roma tercatat sebagai tim dengan raihan penalti terbanyak pada Serie A 2016-2017 dengan sepuluh buah. Bandingkan dengan Juventus yang cuma menerima dua penalti. (KOMPAS.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved