Atap Rumah Warga Seperti Dilempari Krikil, Ternyata Hujan Es Landa Desa Wawai Gardu HST

Warga Desa Wawai Gardu Kecamatan Batangalai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dihebohkan fenomena hujan es, Minggu (12/2/2017).

Atap Rumah Warga Seperti Dilempari Krikil, Ternyata Hujan Es Landa Desa Wawai Gardu HST
banjarmasinpost.co.id/hanani
Butiran es yang jatuh di atap rumah warga Desa Wawai Gardu Kecamatan Batangalai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Minggu (12/2/2017) 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Warga Desa Wawai Gardu Kecamatan Batangalai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dihebohkan fenomena hujan es, Minggu (12/2/2017).

Kronologisnya, pukul 17.30 wita, cuaca yang semula panas berubah mendung, kemudian turun hujan deras.

Saat bersamaan suara seperti dilempari batu kerikil terdengar dari atap rumah Mahmudah, warga Wawai Gardu.

"Rumah kami atapnya seng dilengkapi plafon di bawahnya. Biasanya sederas apa pun hujannya tidak pernah seberisik hari ini," tutur Mahmudah.

Rupanya keanehan juga dirasakan suami Mahmudah, Apri yang saat itu berada di kamar mandi.

"Penasaran kami keluar rumah. Dan kami menemukan kristal es berbentuk bulat seperti kelereng. Saya sendiri sempat memegang memang es. Kami pun sempat mengambil foto di atas atap rumah tetangga saat bulatan es berjatuhan. Sekitar 10 menit hujannya kembali normal berbentuk air," tutur Mahmudah.

Hujan es itupun jelas dia dirasakan warga lainnya di desa itu. "Sampai sekarang masih ramai dibahas fenomena hujan es hari ini. Hampir semua warga merasakan kelainan itu dan mereka juga sempat memfoto dan ramai ramai mempoating ke media media," kata Mahmudah.

Menurutnya ini pertama kali terjadi di desa mereka. Warga jelas dia berharap ada penjelasan ilmiah, mengapa hujan butiran ea bisa terjadi. (*)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved