Kabar Jakarta

Peracik Tembakau Gorila Ternyata Lulusan Kimia dari Jepang

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, tersangka berinisial WT sangat paham campuran-campuran bahan kimia.

Peracik Tembakau Gorila Ternyata Lulusan Kimia dari Jepang
Warta Kota/Feryanto Hadi
Barang Bukti Tembakau Gorila 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Pemilik pabrik tembakau jenis Gorilla yang dibongkar pihak kepolisian dan terbesar di Indonesia, merupakan milik seorang sarjana kimia dari sebuah universitas di Jepang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, tersangka berinisial WT sangat paham campuran-campuran bahan kimia.

"Tersangka yang kita tangkap berinisial WT. Ini bandar dan ternyata seorang sarjana kimia. Makanya dia mengerti campuran-campuran bahan kimia," ucap Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan kemarin.

Polisi mengamankan 450 kg bahan tembakau gorila, beberapa bahan kimia yang dijadikan bahan pencampur, dan ratusan paket tembakau siap edar.

Iriawan menyatakan, pabrik di Dukuh Pakis Gunung Sari, Surabaya, Jawa Timur adalah satu-satunya pabrik tembakau gorilla yang diketahuinya.

Bahkan, disebutnya sebagai pabrik tembakau gorilla terbesar Indonesia. Diyakininya, tak akan ada lagi peredaran tembakau gorila di Indonesia.

"Soalnya ini satu-satunya pabrik yang saya ketahui. Kalau memang masih ada peredaran tembakau gorila berarti masih ada pabrik lainnya dan kami akan terus lakukan penyelidikan," ujarnya.

Pelaku melakukan bisnisnya dengan model home industry dan diedarkan baik jalur darat maupun melalui online. Pelaku mengedarkannya di daerah Jawa, Bali, dan lainnya.

Satu paket tembakau gorilla dengan berisikan 5 gram dijual seharga Rp 450 ribu. Tak heran, hingga kini bandar telah meraup keuntungan berkisar Rp 9 miliar.

Secara kasat mata, tak ada perbedaan antara tembakau gorilla dan ganja. Tapi, dari daya halusinasi dan bau serta asap antara tembakau gorila dan ganja berbeda. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved