Kabar Kalsel

VIDEO: Mantan Bupati Kotabaru Dituntut 7 Tahun Penjara

Selain itu jaksa yang dikomandoi oleh M Irwan SH ini juga mengenakan denda Rp300 juta subsider enam bulan penjara jika tak membayar denda,

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Cukup mengejutkan pada sidang dugaan penyalahgunaan dengan terdakwa mantan Bupati Kotabaru Irhami Ridjani. Dimana jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi menuntut Irhami tujuh tahun penjara, Selasa (24/1/2017).

Selain itu jaksa yang dikomandoi oleh M Irwan SH ini juga mengenakan denda Rp300 juta subsider enam bulan penjara jika tak membayar denda,

Kontan tuntutan jaksa selama tujuh tahun penjara ini tampaknya membuat terkejut Irhami,
"Saya merasa dizolimi," paparnya usai sidang,

Sidang sendiri akan dilanjutkan pada minggu depan dengan materi pembelaan,

Sebelumnya, terdakwa dituding melakukan penyalahgunaan wewenang menggunakan jabatanya sebagai Bupati Kotabaru.

Perbuatan terdakwa sebagaimana pada pasal 12 huruf e UURI No 31 tahun 1999, perubahan UU No 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Kasus penyalahgunaan wewenang yang dilakukan terdakwa terkait izin kelistrikan yang diajukan PT ITP, sebuah perusahaan semen.

Atau kedua melanggar pasal 12 huruf G undang undang yang sama yakni soal utang piutang yang bersangkutan dengan kekuasaannya sebagai Bupati Kotabaru, tidak memberikan izin kelistrikan yang diajukan PT ITP, terkecuali mau membayar uang sebesar Rp17,8 miliar sebagai gantu rugi lahan yang diakui milik terdakwa, seluas 35 Ha dilokasi Tarjun Kotabaru dengan harga Rp50.000/meter persegi.

Terdakwa menurut JPU akan membuldozer lahan tersebut serta memagarinya bila tidak dibayar. Akibatnya menurut JPU, pihak perusahaan semen tersebut terpaksa memenuhi permintaan terdakwa untuk membayar ganti rugi yang dilakukan secara tunai.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved