Breaking News:

Kalsel

Pedagang Es Cappucino yang Terkapar di Taman Kamboja Akhirnya Tewas

Korban penganiayaan di Jalan H Anang Adenansi Banjarmasin Tengah, dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setibanya di UGD RS Suaka Insan Banjarmasi

Editor: Ernawati
banjarmasinpost.co.id/fadli
Suasana IGD RS Suaka Insan Banjarmasin dipenuhi keluarga dan relawan Emergency yang mengantar korban penusukan dekat Taman Kamboja, Minggu (22/1/1017) pukul 00.30 Wita. 

TRIBUNKALTENG.CO, BANJARMASIN - Korban penganiayaan di Jalan H Anang Adenansi Banjarmasin Tengah, dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setibanya di UGD RS Suaka Insan Banjarmasin.

Suasana duka langsung menyelimuti keluarga korban yang saat itu datang ke rumah sakit di kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin ini.

Tangis langsung pecah dan keluarga korban hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan tersebut.

"Tak menyangka juga sampai seperti ini. Kami terima kasih sekali atas bantuan relawan yang sudah membantu evakuasi tadi," kata istri korban kala dijumpai di UGD RS Suaka Insan Banjarmasin.

Sebelumnya, warga Jalan H Anang Adenansi Banjarmasin Tengah digegerkan dengan adanya tindak penganiayaan yang terjadi di kawasan tersebut, Minggu (22/1/2017) sekitar pukul 00.30 Wita.

Penganiayaan itu terjadi di kawasan belakang Hotel Aria Barito tepatnya di dekat Taman Kamboja Banjarmasin.

Fransiskan Tjipta (33) seorang lelaki yang dalam keseharian berjualan es cappucino di kawasan tersebut didapati tersungkur usai diserang seterunya.

"Korban langsung dievakuasi ke RS Suaka Insan Banjarmasin menggunakan Unit Rescue 911. Korban menderita luka tusuk di bagian dada kiri dan kondisinya kritis tadi itu," beber seorang warga. (banjarmasinpost.co.id/fadli setia rahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved