Kabar Kalsel

Kalsel Heboh 22 Meninggal Akibat Diare, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan

Sebelumnya disebutkan, ada total 22 jumlah kasus meninggal karena diare, 15 laki-laki dan tujuh kasus meninggal perempuan.

Kalsel Heboh 22 Meninggal Akibat Diare, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan
banjarmasinpost.co.id/ibrahim
Ilustrasi - Pasien diare yang dirawat di Rumah Sakit Datu Sanggul, Rantau Kabupaten Tapin. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Nina Sandra, Jumat (20/1/2017) mengkalrifikasi jumlah data meninggal akibat diare di Kalsel.

"Setelah dicek ulang, data yang meninggal dunia karena diare ini dua saja yang terjadi di HSS," kata Nina Sandra.

Sebelumnya disebutkan, ada total 22 jumlah kasus meninggal karena diare, 15 laki-laki dan tujuh kasus meninggal perempuan.

"Ya tadi data krmarin seperti itu. Namun ini sudah diklarifikasi oleh tim dan diberikan penjelasan kalau yang meninggal hanya dua daja," tandasnya.

Sekadar diketahui, kasus diare untuk di Kalimantan Selatan total kasus dalam diare tersebut adalah 277.191.
penderita laki laki, dan perempuan 162.933.

Dari total penderita yang sedikit terkena diare adalah Kabupaten Tabalong.

Di mana nol penderita untuk perempuan dan hanya 940 penderita untuk yang pria.

"Untuk Banjarmasin juga tergolong banyak yakni 3072 penderita untuk yang pria, dan untuk perempuan 1419. Namun untuk Banjarmasin tidak ada yang meninggal karena diare," kata dia.

Disebutkannya, diare sering menyerang bayi dan balita.

Bila tidak segera diatasi, akan menyebabkan dehidrasi yang mengakibatkan kematian.

"Faktor utamanya adalah lingkungan dan makanan sehat," kata dia. (*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved