Kalsel

Ratusan Mahasiswa #BelaRakyat121 'Sweeping' Gedung DPRD Kalsel

"Turun...turun...turun, keluar...keluar, " teriak ratusan mahasiswa ketika demo aksi #BelaRakyat121 meminta wakil rakyat Kalsel menemuni mereka di ge

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Ernawati
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Mahasiswa berusaha merangsek masuk ke ruang paripurna yang berada di lantai gedung DPRD Provinsi Kalsel dalam aksi demo #BelaRakyat121 di Banjarmasin, Kamis (12/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - "Turun...turun...turun, keluar...keluar, " teriak ratusan mahasiswa ketika demo aksi #BelaRakyat121 meminta wakil rakyat Kalsel menemuni mereka di gedung DPRD Kalsel, Kamis (12/1/2017).

Setelah mendengar teriakan itu, muncul tiga anggota DPRD Kalsel, yakni Puar Junaidi, Zulfa Asma Fikra dan Suwardi Sarlan.

Karena tidak puas hanya ditemui tiga perwakilan saja, pendemo protes dan tidak terima.

"Masak perwakilan DPRD cuma tiga orang, mana yang lain," teriak salah seorang pendemo yang menjadi orator disahuti ratusan rekan-rekannya.

Akibat tidak terima itu, emosi pendemo semakin memanas. Mahasiswa pun masuk ke gedung dewan semuanya ingin mengecek berapa jumlah anggota dewan yang masuk hari itu.

"Kami tidak mau, jangan halangi kami masuk. Ini rumah rakyat. Apakah kami mahasiswa tidak dibolehkan masuk!," teriak mahasiswa lagi sambil saling dorong dengan petugas.

Mahasiswa yang melakukan aksi mengatasnamakam Aliasnsi Mahasiswa Kalimantan Selatan, selain protes ke wakil rakyat, juga protes terhadap kebijakan Presiden Joko Widodo atas sejumlah kebijakan yang dinilai menyengsarakan rakyat.

Sweeping

Keinginan mahasiswa untuk masuk ke ruang utama gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan ditolak secara halus oleh anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, H Puar Junaidi, Kamis (12/1/2017).

Kepada mahasiswa yang berdemo dengan mengusung gerakan #BelaRakyat121 itu, Puar hanya mempersilakan sebagian mahasiswa yang masuk untuk memeriksa ruangan dewan.

"Silakan masuk, tapi hanya perwakilan," ujar Puar.

Keinginan mahasiswa masuk ke gedung dewan itu bermula saat mereka meminta seluruh anggota DPRD keluar gedung.

Namun, ternyata yang menemui mereka hanya tiga orang yakni Puar Junaidi, Zulfa Asma Fikra, dan Suwardi Sarlan.

Mahasiswa tidak percaya dan menduga masih ada anggota DPRD yang bersembunyi di ruangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved