Pendemo Bupati Katingan Ternyata Tak Datang, Polisi Pun Membubarkan Diri

Rencana aksi unjukrasa lanjutan yang dijadwalkan dilaksanakan, Rabu (11/1/2017) pagi, oleh Aliansi Masyarakat Katingan Bersatu untuk melakukan aksi me

Penulis: Fathurahman | Editor: Ernawati
tribunkalteng.co/faturahman
Kantor Bupati Katingan terlihat lengang, Rabu (11/1/2017). Sebelumnya lokasi ini dipenuhi anggota kepolisian yang berjaga-jaga terkait adanya rencana demo menuntut pengunduran diri Bupati Yantenglie. 

TRIBUNKALTENG.CO, KASONGAN - Rencana aksi unjukrasa lanjutan yang dijadwalkan dilaksanakan, Rabu (11/1/2017) pagi, oleh Aliansi Masyarakat Katingan Bersatu untuk melakukan aksi menuntut pemakzulan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, batal dilakukan.

Sekitar 80 petugas yang berjaga di Kantor Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 10.15 WIB, membubarkan diri setelah mendapat informasi unjukrasa dibatalkan.

Sementara itu, salah satu koordinator aksi, Karliansyah, kepada BPost Online di Kasongan, menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan aksi di lain waktu.

Untuk saat ini, kata dia, masih perlu dikoordinasikan lagi, karena jumlah pendemo yang ingin turun mecapai 300 orang.

"Kami membatalkan untuk hari ini, tetapi akan dilaksanakan mendatang. Saya menegaskan, agar Bupati Yantengli turun dari jabatannya, sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat. Hari ini kami masih memberikan kesempatan untuk berfikir dan berkoordinasi agar lengser secara terhormat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved