Kalsel

Hah? Ada Seribu Zenith dalam Tas Korban Tewas Kecelakaan di Tabalong

Kecelakaan maut yang menyebabkan satu pengendara tewas, terjadi di ruas Jalan A Yani Trans Kalsel-Kaltim Km 253, Desa Wirang RT 01 Kecamatan Haruai, J

Penulis: Dony Usman | Editor: Ernawati
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Polisi temukan ribuan butir zenith dalam korban kecelakaan di ruas Jalan A Yani Trans Kalsel-Kaltim Km 253, Desa Wirang RT 01 Kecamatan Haruai, Jumat (6/1/2017) sekitar pukul 13.00 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kecelakaan maut yang menyebabkan satu pengendara tewas, terjadi di ruas Jalan A Yani Trans Kalsel-Kaltim Km 253, Desa Wirang RT 01 Kecamatan Haruai, Jumat (6/1/2017) sekitar pukul 13.00 Wita.

Tabrakan maut ini melibatkan sepeda motor Honda Spacy warna putih hitam DA 6718 FO dengan truk Isuzu warna Putih bak kayu warna kuning DA 1203 HB.

Honda Spacy saat itu dikendarai Zainal Akli (35) warga Desa Teluk Betung RT. 04, Sungai Pandan, Hulu Sungai Utara (HSU), yang merupakan korban tewas dalam kecelakaan ini.

Sementara truk Isuzu saat itu dikemudikan, Juhaeri (42), warga Perum Citra Bangun Persada Jln Pelipisan Blok B, Liang Anggang, Banjar Baru.

Informasi didapat, kecelakaan maut ini diduga karena korban tewas saat berkendaraan tidak dalam kondisi normal.

Ini dibuktikan dengan ditemukannya dua butir zenith di saku celana korban dan parahnya, di tas korban malah ada seribu butir zenith.

Korban saat dievakuasi juga didapati mengenakan headset yang masih menempel di kedua lobang telinganya.

Sementara itu kronologis kecelakaan sendiri saat itu berawal dari aksi korban menyalip sepeda motor di depannya yang sama-sama dari arah Tanjung menuju arah Muara Uya.

Dengan mengambil jalur kanan, korban terus memacu sepeda motornya walaupun dari arah berlawanan juga ada truk yang dikemudikan Juhaeri.

Juhaeri sendiri saat itu sudah berusaha memberikan peringatan kepada korban dengan membunyikan klakson panjang.

Bukan hanya itu, melihat korban terus melaju, Juaheri berinisiatif menghentikan laju truk yang dikemudikannya.

Tetapi, korban sepertinya benar-benar tak menyadari ada sebuah truk di depannya, sehingga korban dengan kencang menabrak truk dari depan.

Akibatnya, korban langsung terpental ke badan jalan yang beraspal, sepeda motornya pun rusak berat karena dengan telak menghantam bagian depan truk.

Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono melalui Kasatlantas AKP Faisal Amri Nasution, dikonfirmasi, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut.

Dimana akibat kecelakaan tersebut, satu orang atas nama Zainal Akli, meninggal dunia di TKP dan sepeda motor yang dikendarainya rusak parah.

Sedangkan mobil truck merk Isuzu yang dikemudikan Juhaeri, mengalami pecah kaca depan, bamper depan penyok dan kabin depan juga penyok.

Ditambahkan kasatlantas kecelakaan ini diduga akibat kelalaian korban saat mendahului kendaraan lain tidak memperhatikan kendaraan lain dari arah depannya.

Selain itu, korban juga tidak konsentrasi karena diduga dalam pengaruh obat-obatan jenis zenith dan mengunakan alat komunikasi saat berkendara.

"Di tas korban ditemukan obat jenis zenit sebanyak seribu butir, kemudian juga ada dua butir zenith di saku celana. Selain headset masih terpasang di telinga," katanya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved