Antisipasi Harga Naik Lagi, Kalteng Perluas Budidaya Bawang Merah

Setelah Palangkaraya, Kapuas, dan Kotawaringin Timur pada 2015, perluasan kawasan tanam bawang merah pada 2016 ini antara lain juga meliputi Bartim,

Antisipasi Harga Naik Lagi, Kalteng Perluas Budidaya Bawang Merah
net
bawang merah

TRIBUNKALTENG,COM – PALANGKARAYA – Naiknya harga bawang merah, kembali memicu inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kondisi ini kembali membuat pemerintah memikirkan melakukan perluasan kawasan tanam yang sebelumnya telah diproyeksikan pada sejumlah daerah.

Setelah Palangkaraya, Kapuas, dan Kotawaringin Timur pada 2015, perluasan kawasan tanam bawang merah pada 2016 ini antara lain juga meliputi Bartim, Seruyan, Katingan, dan Murungraya.

“Rencana pelaksanaan akan mulai dilakukan pada minggu pertama April 2016 dengan anggaran yang bersumber dari dan pembantuan, APBN Perubahan, dan APBD,” ujar Kabid Budidaya Pertanian dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kalteng Dewi Erowati pada saat rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, Selasa (5/1/2016).

Berdasarnya data Badan Pusat Statistik, inflasi Kalteng pada Desember 2015 mencapai 1,5 persen.

Perhitungan ini dari hasil survey di Palangkaraya 0,88 peren dan Sampit 1,34 persen. Angka ini berada di atas inlasi nasional yang berada pada angka 0,96 persen.

Beberapa pemicu inflasi antara lain naiknya harga ayam potong antarlainkarena naiknya harga daging ayam 0,4862 persen, angkutan udara 0,1145 persen, dan bawang merah 0,4 persen.

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved