Pilkada Kalteng

Soal Dana Pilkada, Rupanya KPU dan Pemprov Kalteng Saling Menunggu

Penjabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo, justru balik mempertanyakan kesiapan KPU sehingga dana tambahan yang dibutuhkan untuk menggelar pemilihan

Soal Dana Pilkada, Rupanya KPU dan Pemprov Kalteng Saling Menunggu
net
Hadi Prabowo

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng menyatakan menunggu alokasi anggaran tambahan untuk menggelar pilkada Kalteng, ternyata lain lagi dengan sikap pemerintah provinsi.

Penjabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo, justru balik mempertanyakan kesiapan KPU sehingga dana tambahan yang dibutuhkan untuk menggelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

"Kalau dananya selalu siap. Tinggal menunggu pembicaraan KPU dengan Mendagri," jawab Hadi Prabowo, Minggu (3/1/2016).

Sebelumnya, Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar'i belum membeberkan soal tanggal pelaksanaan pencoblosan.

"Rencananya dalam Januari ini juga. Sebelum tanggal 30," jawab Syar'i usai menghadiri peringatan HAB ke 70 Kementerian Agama di IAIN Palangkaraya, Minggu (3/1/2016).

Dia beralasan, terbitnya surat KPU RI yang memerintahkan pelaksanaan pilkada Kalteng setelah putusan kasasi dari Mahkamah Agung atas gugatan kubu Ujang-Jawawi, telah dapat dijadikan dasar bagi pihaknya untuk menentukan waktu pencoblosan.

Soal ada atau tidaknya peraturan perundang-undangan, itu masalah lain. "Yang penting ada perintah KPU RI, ya kami laksanakan," timpal Syar'i.

Tapi kenapa belum diputuskan untuk disampaikan kepada publik waktu pencoblosan ini?

Ahmad Syar'i yang juga mantan Ketua STAIN Palangkaraya, menyatakan hal itu sepenuhnya tergantung dengan ketersediaan dana daerah untuk menutupi kekurangan anggaran.

"Kalau kekurangan anggaran sudah siap, pilkada yang tertunda segera bisa dilaksanakan," kata dia.

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved