Breaking News:

Memalukan! Kepala Dusun Digerebek Saat Nginap di Rumah Janda Cantik

Naasnya, saat digerebek pukul 03.00 WIB Setrim hanya mengenakan sarung tanpa celana dalam dan sedang Win berpakaian minim.

Memalukan! Kepala Dusun Digerebek Saat Nginap di Rumah Janda Cantik
tribunnews.com
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, SURABAYA - Inilah resiko yang harus diterima siapapun jika berperilaku tidak benar.

Seperti Setrim (48), Kepala Dusun Kedunganyar di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Gara–gara tertangkap basah menginap di rumah janda cantik berinisial Win (30), ia harus menerima ganjaran lantaran dituntut masyarakat untuk mengundurkan diri.

Warga menuntut sang Kasun Setrim mundur dari jabatannya, lantaran ia diketahui bermalam di rumah si janda yang tinggal di dusun Kedunganyar, Kamis (5/11).

Naasnya, saat digerebek pukul 03.00 WIB Setrim hanya mengenakan sarung tanpa celana dalam dan sedang Win berpakaian minim.

Wargapun emosi, dan menggiring keduanya menuju Balai Desa Dusun Kedunganyar.

Lantaran ulah Setrim dianggap mencemarkan nama baik dusun dan tidak bisa dibuat contoh, warga memaksa Setrim membuat surat pernyataan mundur dari jabatannya diatas kertas bermeterai Rp 6.000.

Puncak kemarahan warga ini, karena sebenarnya Setrim seringkali diingatkan.

Tapi semua itu dianggap angin lalu hingga terjadi penggerebekan saat Setrim bermalam di rumah janda itu.

Memang keduanya tidak mengaku kalau berbuat layaknya suami istri, namun bagi warga, sikap yang dipertontonkan Setrim itu tidak bisa ditolelir lagi.

Sementara itu, Kades Pelang, Tugas Santoso tak mengelak dengan apa yang terjadi dan dilakukan Kasun Setrim.

Lantaran pihaknya tidak berwenang memberikan keputusan soal surat penguduruan diri kasun, pihaknya yang akan melanjutkan mengirim surat itu ke Pemdes.

”Saya tidak berwenang memutuskan,”katanya.

Yang jelas, warga mengharuskan Setrim mundur dari jabatannya sebagai kasun. Bahkan surat pengunduran diri itu juga dibuat di depan Ketua BPD, anggota polsek dan depan Tugas Santoso.

Beruntung saat digerebek dan dikeler hingga ke balai dusun, warga tidak sampai main hakin sendiri. Yang muncul hanya caci maki sepanjang perjalanan dari TKP.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved