Peserta Musrenbang di Kalteng "Kocar Kacir"
Ini terjadi pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kalteng, Senin (30/3/2015), digelar. Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur
Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Didik Trio
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Beginilah dampaknya jika aparatur sipil negara tak bisa rapat di hotel. Belum adanya gedung representatif dan memadai untuk menggelar kegiatan di daerah, justru membuat acara tak berjalan efektif.
Ini terjadi pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kalteng, Senin (30/3/2015), digelar. Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur yang hanya mampu menampung sekitar 300 orang, harus 'muntah' oleh kehadiran peserta yang membludak.
Belum lagi pendingin ruangan yang seperti tidak berfungsi, membuat peserta gelisah. Akibatnya, tak sedikit peserta memilih keluar aula.
Musrenbang Kalteng antara lain dihadiri dua pejabat tinggi negara. Mereka adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Andrinov Chaniago.
Agenda Musrenbang Kalteng ini pada dasarnya dilakukan untuk menyinergikan program pusat dan daerah untuk 2016. Beberapa isu penting dalam musrenbang ini menyangkut implementasi program Nawacita yang digagas Presiden Joko Widodo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tampak-peserta-musrenbang-di-luar-ruangan.jpg)