Breaking News:

Tala Dikepung Asap

Diduga asap yang memerihkan mata itu kiriman dari sejumlah lahan dan hutan yang terbakar

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Didik Trio
tribunkalteng.co.id/hari widodo
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI- Kabupaten Tanahlaut (Tala) dikepung asap seharian, Kamis (6/11/2014). Meski hujan deras beberapa menit membasahi bumi Tuntungpandang, kabut asap tidak mereda.

Diduga asap yang memerihkan mata itu kiriman dari sejumlah lahan dan hutan yang terbakar dalam beberapa hari ini. Diduga hutan terbakar sejak Senin lalu.

Sekretaris Kesatuan Pengelolaan Hutan pada Dinas Kehutanan Kabupaten Tanahlaut (Tala), Suratno mengatakan ada sekitar 158 titik panas tersebar di hutan yang berdekatan dengan hutan lindung yang sedang dipatok pihaknya.

"Pantauan saya masih ada warga yang membuka lahan dengan cara pembakaran. Itu terpantau dari titik kami memasang patok hutan lindung.

Pembakaran lahan ini berdampak bagi habitat hewan dan tumbuhan di hutan yang terbakar. Hewan jenis kancil berlarian memasuki area pemukiman dan perkebunan warga," katanya.

Pasca dicabutnya posko penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan di depan Kantor Kecamatan Tambangulang, sejumlah lahan di sisi jalan provinsi terbakar.

Terbakar lahan itu diduga memberi dampak asap yang mengepung Tala ditambah asap kiriman dari kecamatan Gambut, kabupaten Banjar.

Evi, warga Tala yang bekerja di Gambut berharap polisi melacak warga yang membakar lahan untuk diberikan teguran secara lisan maupun tertulis.

"Beri teguran kalau membuka lahan itu tidak perlu dengan cara kuno membakar lahan. Jika tetap bandel, terapkan undang-undang karena ada maklumat Kapolda Kalsel terkait hal itu," katanya.

Tags
kabut asap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved