Lahan Gambut di Pinggiran Kota Susah Dipadamkan
Kebakaran lahan tersebut, terlihat banyak terjadi pada lahan gambut, sehingga pemadaman kebakaran lahan tersebut tidak mudah dilakukan petugas.
Penulis: Fathurahman | Editor: Halmien
TRIBUN KALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran lahan terlihat marak dpinggiran kota, khususnya di jalur jalan trans Kalimantan. Kondisi ini, diperkirakan yang menyebabkan munculnya kabut asap di Palangkaraya.
Kebakaran lahan tersebut, terlihat banyak terjadi pada lahan gambut, sehingga pemadaman kebakaran lahan tersebut tidak mudah dilakukan petugas.
Pasalnya meski api sudah padam setelah disiram, tetapi ika pemadaman tidak sampai ke bagian dalam api masih bisa muncul.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah, H Muhtar, Kamis (4/9/2014) mengatakan, satelit hanya mampu mendeteksi kebakaran lahan atau titik panas, dalam skala tertentu.
"Untuk kebakaran lahan dalam skala kecil, biasanya tidak bisa terpantau oleh satelit, sehingga mungkin saja pemantauan satelit kebakaran lahan di Kalteng hanya tiga titik, namun itu yang bisa terpantausaja, sedangkan yang skala kecil tidak terpantau." katanya.