Polda Kalteng Diminta Atasi Konflik Jelang Pilpres

Jajaran Polda Kalimantan Tengah diminta Kepala Polisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman berupaya mengantisipasi

Polda Kalteng Diminta Atasi Konflik Jelang Pilpres
antarakalteng.com
kapolri jend sutarman 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jajaran Polda Kalimantan Tengah diminta Kepala Polisian Republik Indonesia Jenderal Sutarman berupaya mengantisipasi dan mengatasi bibit konflik menjelang pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

Kapolri juga mengingatkan konflik yang pernah terjadi pada 2001 di Sampit dan pemilihan kepala daerah di Kotawaringin Barat tidak terulang lagi, kata Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu di Palangkaraya, Jumat.

"Banyak hal yang disampaikan Kapolri saat berkunjung ke Polda Kalteng, Kamis (12/6) sebagai upaya menyemangati pasukan mengamankan Pilpres 2014," katanya.

Pambudi mengatakan, kunjungan orang nomor satu di lembaga Polri tersebut juga memberikan arahan kepada Polda setempat, baik secara perorangan maupun institusi agar netral saat pemilihan Presiden.

Kapolri mengingatkan apabila ada pelanggaran yang dilakukan anggota Polri, maka prosesnya akan diserahkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk menilai dan memastikan bentuk pelanggarannya.

"Jika personel Polri melakukan pelanggaran pidana, maka kasusnya akan dikembalikan kepada Polri dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Itu sampaikan Kapolri kepada personel polri, khususnya Polda Kalteng," katanya.

Pambudi mengatakan, hasil dialog yang dilakukan dengan jajaran Polda Kalteng dapat dipastikan pelaksanaan Pilpres di provinsi ini akan berjalan lancar, kondusif dan terkendali.

"Intinya, tujuan Kapolri ke Kalteng, untuk menyemangati anggota yang bertugas di daerah ini. Dalam pertemuan, Kapolri juga mengingatkan kejadian 2001 dan di Kobar beberapa waktu lalu," katanya.

Usai mengadakan rapat tertutup dengan jajaran Polda Kalteng, Kapolri langsung meninggalkan provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai dan bumi Pancasila" itu dan melanjutkan perjalanan ke Provinsi Kalimantan Barat.

Editor: Edinayanti
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved