Sedikitnya 70 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Lokasi yang terbakar tidak jauh dari lokasi kebakaran yang sama dengan lokasi kebakaran sebelumnya akhir tahun 2013 yang lalu.

Sedikitnya 70 KK Kehilangan Tempat Tinggal
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Sisa kebakaran warga mulai membersihkannya. Jumat (25/4/2014). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga yang menjadi korban kebakaran Jumat (25/4/2014) pagi terlihat mulai membersihkan puing-puing kebakaran di Kawasan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkraya, Kalimantan Tengah.

Lokasi yang terbakar tidak jauh dari lokasi kebakaran yang sama dengan lokasi kebakaran sebelumnya akhir tahun 2013 yang lalu.

"Untung saja pemadam kebakaran cepat datang, termasuk pemadam kebakaran milik masyarakat, sehingga api tidak sempat terlalu jauh menjalar ke rumah lainnya," kata Norman, warga setempat.

Belum diketahui penyebab dan asal api. Begitu pula kemungkinan adanya korban jiwa. Tapi yang pasti, lebih dari 30 rumah diperkirakan luluh lantak jadi arang.

Abdul Hadi, satu warga, menyebut api diperkirakan muncul sekitar pukul 03.00 WIB. "Ketika itu sedang hujan dan api sudah langsung membesar," ceritanya.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Padatnya permukiman dan bahan bangunan rumah yang sebagian besar dari kayu, membuat api leluasa berkobar.

Kebakaran yang mendera warga Kompleks Rindang Banua Palangkaraya, masih menyisakan duka. Paling tidak, kejadian ini telah mengakibatkan setidaknya 70- kepala keluarga dan ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal.

Sampai berita ini dibuat, pendataan warga yang menjadi korban masih dilakukan. Namun selain menghanguskan sekitar 20 rumah, setidaknya 50-an pintu barak juga hangus.

"Dari informasinya, api muncul dari rumah Nurman, di bagian tikungan Gang Sayur dan Gang Manggis," ujar Matran, ketua RT 3 RT 26 Rindang Banua.

Api diketahui berkobar sekitar pukul 02.30 WIB Jumat (25/4/2014). Ketika itu suasana sedang hujan deras. Kondisi bangunan yang padat penduduk dan berbahan dasar kayu membuat api leluasa berkobar dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.

Berbagai cara dilakukan untuk pencegahan jalaran api yang menghanguskan belasan rumah warga di Kawasan permukiman padat penduduk di Rindang Banua Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang terjadi, Jumat (25/4/2014) sekitar pukul 03.00 wib dini hari tadi.

Selain dengan cara melakukan penyemprotan menggunakan alat pemadam portable, warga juga terpaksa merusak sejumlah rumah warga yang rata-rata terbuat dari kayu untuk menghindari agar api tidak merembet ke rumah lainnya.

Pantauan di lokasi kebakaran sedikitnya ada dua rumah warga yang sengaja dirusak agar api tidak menjalar ke rumah warga lainnya."Kami terpaksa merusak sebagian rumah agar api tidak menjalar, termasuk rumah saya sendiri," ujar Nur Ipan pemilik rumah No 36 RT 03 RW 26 , warga dilokasi kebakaran yang rumahnya dirusak

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved