Ratusan Surat Suara Hanyut
Terbaliknya kelotok dikabarkan karena menabrak batang kayu besar yang mengapung di sungai itu.
Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Halmien
TRIBUN KALTENG.COM - INSIDEN kelotok terbalik mewarnai proses pemilu legislatif di Kalteng. Selasa (15/4) malam, kelotok yang membawa 48 kotak suara hasil pencoblosan, dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mirimanasa menuju Kuala Kurun, terbalik saat menyusuri Sungai Kurun.
Terbaliknya kelotok dikabarkan karena menabrak batang kayu besar yang mengapung di sungai itu. Akibatnya, ratusan surat suara hasil coblosan di dalam empat kotak suara yang dibawa kelotok itu hanyut.
Menurut Pejabat Bupati Gunung Mas, Hady Rampai kepada pers, Rabu (16/4), berdasar laporan yang diperolehnya, akibat tabrakan itu, badan kelotok ‘pecah’. Dengan susah payah, akhirnya kelotok sampai ke Pelabuhan Kuala Kurun. “Seluruh kotak suara yang diangkut berhamburan, dan empat di antaranya hilang. Untuk transportasi ke Mirimanasa, memang masih harus melewati sungai,” ujarnya.
Hardy juga mengatakan, berkas logistik pemilu berupa blanko C1 dan berkas berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara di PPK Mirimanasa bisa diselamatkan.
“Kami maish tersu mencari kotak suara yang hilang. Untuk data, semuanya aman, sedangkan mengenai kotak suara yang hilang sudah dibuat berita acaranya,” kata dia.
Pengiriman kotak suara itu langsung dilakukan Ketua PPK Mirimanasa Kusma didampingi dua anggotanya, Lisa dan Erma yang bertindak sebagai motoris. Selain mereka juga terdapay dua polisi yakni Iptu Yamin dan Bripka Briandika.