Breaking News:

Soal Sengketa Lahan, Ada Kepala Daerah Ikut Bermain

Maraknya kasus sengketa lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, terutama kasus tumpang tindih lahan

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Arief Budiatmo 

TRIBUNKALTENG.CO.ID,PALANGKARAYA - Maraknya kasus sengketa lahan di Provinsi Kalimantan Tengah, terutama kasus tumpang tindih lahan masyarakat atau lahan adat dengan lahan perusahaan diduga dipicu akibat pengelolaan sistem administrasi yang belum baik.

Demikian disebutkan Wakil Ketua DPRD Kalteng, Arief Budiatmo, Jumat (24/1/2014) ketika menyoroti banyaknya keluhan masyarakat yang diklaim perusahaan perkebunan maupun pertambangan sebagai lahan mereka untuk digarap.

"Bukan hanya soal pengelolaan administrasi surat menyurat pertanahan yang belum baik, tetapi juga ada nuansa kekuasaan yang bermain. Misalnya, dalam pilkada yang menghabiskan uang banyak, ketika terpilih ada bupati yang asal teken saja ketika ada investor mau berinvestasi. Padahal didalamnya juga ada lahan masyatakat, ini yang membuat sengketa lahan jadi tumpang tindih itu," katanya.

Penulis: Fathurahman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved