Pejabat Barsel Wajib Laporkan Harta Kekayaan

Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah wajib melaporkan harta kekayaannya

Pejabat Barsel Wajib Laporkan Harta Kekayaan
antarafoto
Bupati Barsel HM Farid Yunan 

TRIBUNKALTENG.COM, BUNTOK - Pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah wajib melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Barsel, Ir HM Farid Yusran, MM, di Buntok, Kamis, mengatakan pelaporan harta kekayaan tersebut merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pejabat negara termasuk pengguna anggaran di instansi pemerintah.

"Pelaporan ini sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat dan yang terpenting dalam upaya untuk mencegah tindakan korupsi," kata Farid Yusran.

Menurutnya, terkait hal itu, pihaknya telah menerbitkan surat keputusan Bupati Barsel No 332 tahun 2013 tentang kewajiban bagi pejabat setempat untuk membuat Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

"Hal ini dalam upaya untuk meningkatkan kepatuhan para pejabat Barsel agar memiliki sikap dan integritas dalam mewujudkan pemerintahan yang baik,"kata Farid Yusran.

Oleh karena itu, diharapkan kepada semua pejabat pemkab Barsel agar lebih proaktif menyampaikan laporan harta kekayaannya secara jujur dan tidak memanipulasi datanya.

Selain itu, mulai 2013 ini dan seterusnya, pihaknya akan lebih aktif menyampaikan laporan harta kekayaan para pejabatnya.

"Hal tersebut karena pada 2012 sebanyak 30 orang pejabat pemkab Barsel mendapat teguran dari KPK lantaran tidak menyampaikan laporan harta kekayaannya,"ungkapnya.

Menurutnya, untuk 2013 ini, ada 50 orang pejabat telah menyampaikan laporan harta kekayaannya, sedangkan dua orang lainnya tidak menyampaikan karena sudah pensiun.

Editor: Edinayanti
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved