Ratusan Rumah Pedalaman Barut Terendam Banjir

Ratusan rumah penduduk tersebar di delapan desa di wilayah Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara

Editor: Edinayanti

TRIBUNKALTENG.COM, MUARATEWEH - Ratusan rumah penduduk tersebar di delapan desa di wilayah Kecamatan Teweh Timur Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah terendam banjir bandang akibat meluapnya Sungai Teweh (anak Sungai Barito).
    
"Banjir bandang yang merendam rumah warga ini akibat hujan lebat sepanjang hari mengguyur daerah ini," kata Camat Teweh Timur, Eveready Noor ketika dihubungi melalui telepon di Muarateweh, Rabu.
    
Menurut Eveready Noor, desa terparah yang terendam banjir berada di Desa Benangin 1, Benangin 2, Benangin 3, Benangin 5, Desa Sampirang 1, Sampirang 2, Liju dan Desa Wakat dengan ketinggian air sekitar tiga meter.
    
Akibat banjir itu merendam  201 rumah penduduk atau 209 Kepala Keluarga, dua bangunan sekolah TK, lima bangunan SD, satu Masjid, tiga gereja, dua balai Basarah, enam Pustu dan delapan buah jembatan.
    
"Saat ini warga yang menjadi korban banjir sudah dievakuasi ke tempat yang aman dan sebagian mengungsi di rumah penduduk yang tidak terendam banjir," katanya.
    
Sampai saat ini pihaknya belum mengetahui berapa nilai kerugian, namun tidak ada korban jiwa yang melanda kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur ini.
    
"Terkait banjir ini akan dilaporkan secara  tertulis kepada Badan Penanggulangan Bendana Daerah Kabupaten Barito Utara," katanya.
 

(antara)

Tags
banjir
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved