Breaking News:

Kotawaringin Timur Bangun Rumah Warga Sangat Miskin

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berencana membangun 51 unit rumah untuk keluarga sangat

Kotawaringin Timur Bangun Rumah Warga Sangat Miskin
net
ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berencana membangun 51 unit rumah untuk keluarga sangat miskin yang berada di wilayah pedalaman.

"Pelaksanaan pembangunan itu akan dimulai pada tahun 2014 dengan sumber dana bantuan dari pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur Fadlian Noor di Sampit, Kamis.

Program pembangunan rumah masyarakat sangat miskin tersebut diprioritaskan untuk komunitas adat terpencil (KAT) dan program tersebut akan dilaksanakan di Desa Tumbang Kania, Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotim, jelasnya.

Memurutnya, masyarakat KAT menjadi sasaran program tersebut karena keberadaan mereka pada umumnya bertempat tinggal di daerah terpencil, terisolir dan sulit dijangkau.

"Kondisi tersebut menyebabkan terbatasnya akses pelayanan sosial sehingga masyarakat KAT pada umumnya hidup dalam kondisi tertinggal dibandingkan dengan masyarakat lainnya," katanya.

Ia mengatakan bahwa pembangunan rumah tersebut sifatnya bantuan dan penerimanya diprioritaskan untuk masyarakat KAT dan penerimanya juga akan diseleksi agar tepat sasaran.

Program pemerintah tersebut hanya untuk masyarakat sangat miskin yang belum mampu membangun rumah sendiri sehingga dengan adanya program tersebut mereka bisa memiliki rumah yang layak huni.

"Saya berharap melalui program pemerintah dengan membangunkan rumah terhadap masyarakat KAT, mereka bisa memiliki rumah yang layak huni dan kehidupan mereka kedepannya bisa lebih sejahtera," katanya.

Keberadaan masyarakat KAT perlu diberikan perhatian agar mereka dapat menikmati pembangunan daerah yang sebenarnya.

Untuk sukses pelaksanaan program tersebut nantinya akan disinkronkan dengan program satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di daerah tersebut, katanya menambahkan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved