Kekosongan Elpiji Merambah ke Seluruh Kalteng

Kekosongan elpiji 12 kilogram, tidak hanya dialami warga kota Palangkaraya saja. Namun, sudah merambah hampir ke seluruh kabupaten

Penulis: Sutransyah | Editor: Didik Trio
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kekosongan elpiji 12 kilogram, tidak hanya dialami warga kota Palangkaraya saja. Namun, sudah merambah hampir ke seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah.
    
Seperti tiga daerah lainnya di Lamnadau, Sukamara dan Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, warga mengeluhkan kosongnya elpiji tersebut.
    
Begitu juga daerah Bario Timur, Selatan, Utara dan Kabupaten Murungraya. "Kalau pun ada harga satu elpiji 12 Kilogram mencapai Rp 150.000 hingga Rp 170 Ribu," ujar Diana Hartati, pemilik Rumah Makan Padang,  Pangkalan Lada, Pangkalanbun, Kotawaringin Barat.
      
Menanggapi masalah kekosongan ini, Ketua Himpunan Pengusaha Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hismana Migas) Kalteng, Andrey L Narang mendesak PT Pertamina untuk mengatasi kekosongan itu.
      
"PT Pertamina jangan begitu saja membiarkan terjadinya kekosongan ini, karena berdampak terhadap kehidupan masyarakat," kata anak Renhart Atu Narang, Ketua DPRD Kalteng itu.

(sutransyah/www.tribunkalteng.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved