Indahnya Perdamaian Katedral dan Istiqlal

Di tengah mencuatnya masalah pelarangan beribadah bagi umat Kristiani di beberapa daerah,

Editor: Edinayanti
Indahnya Perdamaian Katedral dan Istiqlal
web
ilustrasi
TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA  - Di tengah mencuatnya masalah pelarangan beribadah bagi umat Kristiani di beberapa daerah, hawa kedamaian dan toleransi yang tinggi justru terus terjaga di sekitar Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal. Entah sudah sejak kapan, tapi tiap tahun halaman Masjid Istiqlal selalu menjadi tempat parkir bagi jemaat Gereja Katedral saat misa malam Natal.

Juru parkir Masjid Istiqlal, Jaelani, mengatakan bahwa ini sudah terjadi selama bertahun-tahun. Mengingat halaman parkir Masjid Istiqlal memang terbilang cukup luas dan mampu menampung kendaraan-kendaraan para jemaat yang hendak menjalankan misa malam Natal.

"Tidak masalah kok dan memang ada tempatnya. Tidak ada salahnya dan tidak dosa membantu sesama seperti ini," kata Jaelani, di Jakarta, Sabtu (24/12/2011).

Selain Masjid Istiqlal, halaman sekolah Santa Ursula yang letaknya bersebelahan dengan Gereja Katedral juga menjadi salah satu tempat parkir bagi kendaraan para jemaat. Namun saat misa Malam Natal, jumlah jemaat di Katedral biasanya membludak, sehingga lokasi terdekat dengan halaman luas adalah Masjid Istiqlal yang letaknya berseberangan dengan Gereja Katedral.

"Yang datang ke gereja baik-baik dan enggak rusuh. Kadang suka ngasih lebihan," ungkap Jaelani.

Menurutnya, perayaan Natal semacam ini hanya diselenggarakan setahun sekali sehingga wajar jika umat Kristiani bersemangat dan berbondong-bondong ke gereja. Karena itu, ia dan rekan-rekan juru parkir tidak mempermasalahkan lokasi mereka digunakan oleh jemaat.

"Namanya juga hari raya. Sama aja kalau kita Lebaran, rame-rame. Jadi ya jangan diganggu lah. Kita juga kalau ibadah enggak mau diganggu kan," tutur Jaelani.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved