Kalteng Kita

KPU Kalteng Tambah 54 TPS Baru, H-2 Alat Peraga Kampanye Banyak Belum Dicopot

Bukan hanya logistik pemilu saja, termasuk perangkat petugas KPPS serta lainnya sudah ditangani.

KPU Kalteng Tambah 54 TPS Baru, H-2 Alat Peraga Kampanye Banyak Belum Dicopot
Tribunkalteng.com/faturahmanfat
Petugas membongkar APK yang belum dibongkar saat minggu tenang. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dua hari sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif sudah dipersiapkan secara matang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah untuk distribusi logistik termasuk mempersiapkan perangkat penambahan sebanyak 54 Tempat Pemungutan Suara (TPS) baru.

Bukan hanya itu, ribuan surat suara yang rusak di Kabupaten Barito Utara juga sudah dilakukan pergantian oleh Komisi Pemilihan Umum beberapa hari menjelang tibanya pelaksanaan hari pencoblosan.

"Semua sudah kami realisasikan, kami optimistis semua losgistik tersebut tuntas sebelum hari pelaksanaan," ujar salah satu Komisioner KPU Kalteng, Wawan Wiraatmadja.

Dikatakan dia, untuk penambahan TPS sebanyak 54 unit, pihaknya juga memastikan sudah tuntas, karena semua sudah ditangani oleh KPU RI. Bukan hanya logistik pemilu saja, termasuk perangkat petugas KPPS serta lainnya sudah ditangani.

"Semuanya sudah dilengkapi, logistik juga petugasnya, " ujarnya lagi.

KPU Kalteng berterima kasih kepada Kepala Daerah yang ada di Kalteng, karena mendukung penuh KPU dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden juga Pileg kali ini.

"Semua logistik sudah ada di masing-masing kabupaten, termasuk kabupaten yang medannya rawan dilalui melalui darat maupun sungai," ujarnya.

Sementara itu, Bawaslu Kalteng serta Kabupaten dan Kota se Kalteng,hingga, Senin (15/4/2019), masih melakukan penertiban alat peraga kampanye parpol dan caleg juga pilpres, yang ternyata masih banyak belum dibongkar oleh pemiliknya, meski bawaslu telah mengingatkan agar APK di bongkar saat minggu tenang.

"Ya, semua APK kami tertibkan selama memasuki minggu tenang, ukuran baliho yang ditertibkan dari ukuran yang kecil hingga yang besar.Kami juga mengingatkan jangan ada kampanye dalam bentuk apapun selama minggu tenang, karena akan kena sanksi jika ada caleg atau parpol atau siapapun, yang melakukannya," ujar Komisioner Bawaslu Kalteng, Hj Siti Wahidah.(Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved