Pencoblosan Tinggal Seminggu Lagi, Jajaran Panwascam di Daerah Ini Ancam Mundur Massal

Sejumlah panwascam mulai staf, kepala sekretariat panwascam beserta stafnya enam orang, pengawas kelurahan desa tujuh orang, pengawas pemungutan suara

Pencoblosan Tinggal Seminggu Lagi,  Jajaran Panwascam di Daerah Ini Ancam Mundur Massal
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Jajaran Panwascam Sindangkerta menulis surat pernyataan yang mengancam untuk mundur. 

TRIBUNKALTENG.COM, SINDANGKERTA - Ancaman mundur massal disampaikan Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Sindangkerta Bandung Barat pascapemberhentian sepihak dari Komisioner Bawaslu KBB terhadap Ketua Panwascam Sindangkerta.

Pemberhentian itu dilaporkan tanpa memberikan peringatan.

Sejumlah panwascam mulai staf, kepala sekretariat panwascam beserta stafnya enam orang, pengawas kelurahan desa tujuh orang, pengawas pemungutan suara dari 11 desa di Kecamatan Sindangkerta, jumlahnya 150-200 orang.

Ketua Panwaslu dan Komisioner KPU yang Diduga Terima Suap Diberhentikan Sementara

Rambut Rontok? Ternyata Bawang Putih Bagus untuk Kesehatan Rambut, Simak Tips Berikut!

VIDEO: 4 Lebah Bersarang di Mata Perempuan Ini, Lihat Penampakannya

Mereka semua mengancam mundur melalui surat pernyataan.

Staf pelaksana Panwascam Sindangkerta, Acep Wahyudin, mengatakan ancaman ini semata-mata karena bentuk protes terhadap tindakan komisioner Bawaslu KBB yang memberhentikan Ketua Panwascam Sindangkerta, Iman Firmansyah.

Dari informasi yang diterima Tribun, Bawaslu KBB memberhentikan Iman Firmansyah melalui rapat pleno terkait pelanggaran kode etik yang dilakukan semua jajaran panwascam Sindangkerta.

"Saya awalnya dapat undangan dari Bawaslu untuk dimintai klarifikasi. Saya bersama 22 orang diinterogasi oleh komisioner Bawaslu terkait adanya pertemuan dengan guru honorer di Ranca Samping Sindangkerta. Katanya, sih, ada video saya yang mengarahkan seorang caleg, saya saja tak tahu caleg yang mana, dan tolong buktikan jika memang melanggar," kata Iman saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan whatsapp, Kamis (11/4/2019).

Iman mengatakan pertemuannya dengan para guru honorer yakni ingin menjembatani mereka agar surat keputusannya dapat keluar, sehingga menurutnya tak ada unsur politik di dalamnya.

"Saya tak terima dan saya akan adukan ke Bawaslu Jabar hingga Bawaslu RI untuk meminta penangguhan surat pemecatan.Tapi, saya menunggu konfirmasi dari Bawaslu KBB dahulu terkait tindakan sewenang-wenang yang membuat kisruh dan tidak kondusif dalam proses pemilu ini," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Seminggu Menjelang Pencoblosan Jajaran Panwascam Sindangkerta Ancam Mundur Massal, Ini Alasannya, http://jabar.tribunnews.com/2019/04/11/seminggu-menjelang-pencoblosan-jajaran-panwascam-sindangkerta-ancam-mundur-massal-ini-alasannya

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved