Pilpres 2019

Diputuskan MK, Ini 3 Hal Baru Terkait Pencoblosan Pemilu 2019

Jika sebelumnya pemilih harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) untuk mendaftar pencoblosan pemilu, maka MK sudah meng-upgrade pros

Diputuskan MK, Ini 3 Hal Baru Terkait Pencoblosan Pemilu 2019
Kompas.com
Gedung Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pencoblosan dalam pemilu, menurut Peneliti Hukum Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, ada sistem baru yang harus dimaknai.

Kata Fadli, sapaannya, ada tiga poin terbaru yang dikabulkan oleh MK terkait persoalaan pemilu 17 April 2019.

Kapolda Kalteng Perintahkan Tindak Penyebar Berita Hoax, Makin Marak Jelang Pemilu di Medsos

VIDEO: Debat Ustaz Haikal Hassan Vs Razman Arif di ILC, Sebut Rakyat Capek Dibohongi

Kepala Korban Dibenturkan di Aspal, Ini Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak

"Ada tiga yang dikabulkan MK, itu Perludem termasuk salah satu yang menguji putusan tersebut," kata Fadli, di ruang Teratai, Lantai 2 Hotel Millennium, Jakarta Pusat, Kemarin (9/4/2019).

Berikut adalah tiga poin yang Fadli sebut telah dikabulkan oleh MK, yakni;

1. Batasan waktu penghitungan suara

Yang sebelumnya batasan waktu penghitungan ini harus selesai sampai pukul 24.00 WIB di hari pemungutan suara, atau 17 April 2019.

Hal di atas sudah dibatalkan dan telah diubah menjadi 12 jam sampai pukul 12.00 WIB esok harinya, atau 18 April 2019.

"Dengan pra-syarat, proses penghitungannya tak boleh berhenti," ujar Fadli.

"Jadi harus dilakukan. Kalau kemudian belum selesai di hari yang sama, boleh dilanjutkan maksimal sampai jam 12 siang keesokan harinya, setelah hari pemungutan suara," lanjutnya.

2. Pindah lokasi untuk mencoblos pileg dan pilpres

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved