Ganasnya Buaya Sungai Mentaya

Cegah Teror Buaya Ganas Sungai Mentaya Sampit Kalteng, Rumah Panggung Dipasangi Jaring

Kawasan permukiman warga dibantaran Sungai Mentaya ini sangat rawan didatangi buaya ganas dan penghuninya rawan di serang binatang mematikan tersebut.

Cegah Teror Buaya Ganas Sungai Mentaya Sampit Kalteng, Rumah Panggung Dipasangi Jaring
Tribunkalteng.com/Faturahman
Kawasan permukiman warga di bantaran Sungai Mentaya ini sangat rawan didatangi buaya ganas dan penghuninya rawan di serang binatang mematikan tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Berbagai upaya dilakukan perangkat desa, kecamatan dan Pemkab Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, untuk membantu masyarakat setempat agar tidak diserang buaya.

Ini salah satunya agar Buaya muara atau buaya bekatak (crocodylus porosus) Sungai Mentaya tidak masuk ke bawah rumah panggung warga yang tinggal di bantaran sungai mentaya dan bercokol di bawah rumah panggung warga tersebut.

Sekdakab Kotim, Halikinnoor, mengatakan, pihaknya memang menganggarkan dana untuk pengadaan jaring penghalau buaya agar tidak masuk ke dalam lingkungan rumah yang ada di bantaran Sungai Mentaya.

Hati-hati Meokok di Surabaya, Bila Salah Tempat Didenda Seperempat Juta!

Sehari Tiba di Kapuas, Pasukan BKO dari Polda Kalteng Langsung Gelar Patroli

HET Elpiji Bersubsidi Tak Berlaku, Satu Tabung Capai Rp 50 Ribu

Kawasan permukiman warga dibantaran Sungai Mentaya ini sangat rawan didatangi buaya ganas dan penghuninya rawan di serang binatang mematikan tersebut.

Menurut dia, warga yang tinggal di Pulau Hanaut yang selama ini sering diteror buaya, melalui kepala desanya meminta bantuan jaring penghalang yang dipasang di bawah rumah panggung, agar buaya tidak masuk ke lingkungan rumah warga.

"Ya, kami bantu secara bertahap pengadaan jaring penghalang agar buaya tidak bisa masuk ke permukiman warga tersebut, saat ini sebagian rumah warga sudah dipasangi jaring penghalang masuknya buaya ke lingkungan permukiman warga tersebut," ujarnya.(Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved