Bisnis dan Ekonomi

Dibagi Tiga Zona, Ini Daftar Besaran Tarif Ojek Online yang Berlaku Mulai 1 Mei 2019

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan tarif ojek online.

Dibagi Tiga Zona, Ini Daftar Besaran Tarif Ojek Online yang Berlaku Mulai 1 Mei 2019
Sriwijaya Post/Haris Widodo
ILUSTRASI - Para sopir ojek online dan taksi online 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menetapkan tarif ojek online.

Tarif ojek online ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Kepmen yang mengatur tarif ojek online ini berlaku mulai 1 Mei 2019 mendatang.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, tarif ojek online komponennya 20 persen biaya tidak langsung di aplikator, dan 80 persen hak pengemudi (bensin, penyusutan kendaraan, biaya internet, perawatan motor, dan lainnya).

Eko Bergabung Gojek Palangkaraya, Hasilnya Buat Biaya Kuliah

Sedang Berdiskusi, Mahasiswa Universitas Timor Tewas Ditikam Temannya

Elly Sugigi dan Irfan Sebastian Saling Serang di Medsos, Tantang Soal Ini!

Adapun besaran tarif dibagi dalam tiga zonasi. Zona I (Sumatera dan Bali), Zona II (Jabodetabek), dan Zona III (Sulawesi di luar Bali, Maluku, dan NTB).

Berikut ini besaran tarif ojek online dari Kemenhub:

Zonasi I (Sumatera dan Bali)

- Tarif Batas Bawah: Rp 1.850/Km
- Tarif Batas Atas: Rp 2.300/Km
- Biaya Jasa Minimal: Rp 7.000-Rp 10.000/Km

Zonasi II (Jabodetabek)

- Tarif Batas Bawah: Rp 2.000/Km
- Tarif Batas Atas: Rp 2.500/Km
- Biaya Jasa Minimal: Rp 8.000-Rp 10.000/Km

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved