Kabar Palangkaraya

Saat Digerebek, Ternyata di Rumah Sewaan di Jalan George Obos XVI Ini Ditemukan 162 Ember Arak

Rumah di Jalan G Obos XVI yang dikontrak selama empat bulan ini ternyata selama ini menjadi pabrik rumahan yang memproduksi minuman keras jenis arak.

Saat Digerebek, Ternyata di Rumah Sewaan di Jalan George Obos XVI Ini Ditemukan 162 Ember Arak
(banjarmasinpost group/faturahman)
Tiga pelaku penjual dan pembuat miras ilegal saat diamankan polisi ketika ekpos kasus tersebut di TKP, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebuah rumah di Jalan George Obos XVI Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (18/3/2019) jadi perhatian warga setempat.

Rumah dengan nomor 21 RT 11 RW VI yang dikontrak selama empat bulan ini ternyata selama ini menjadi pabrik rumahan yang memproduksi minuman keras jenis arak.

Produksi arak dari industri rumahan itu, dipasarkan untuk para pengonsumsi minuman keras yang dijual perbotolnya dengan harga murah.

OTT Ketum PPP Romahurmuziy di Jatim, KPK Geledah Kantor Kemenag dan PPP

Dianggap Menghina Tokoh NU, Banser dan Ansor Kalteng Laporkan Akun Facebook Ini ke Polda

Inilah Jagau Linga dan Bawi Kameluh Kapuas 2019

Informasi terhimpun, terungkapnya pabrik olahan arak di Jalan George Obos XVI ini bermula ketika sejumlah remaja mencampur miras dengan serbuk jas jus.

Dari para remaja inilah, kemudian terungkap asal miras disebutkan dijual oleh seorang warga di Jalan Lambumangkurat oleh tersangka P.  Polisi kemudian menggerebek dan berhasil mengamankan P berikut 130 botol miras dalam botol air mineral.

Tidak berhenti hanya sampai disitu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yusdisman, mengatakan, dari pengembangan kasus, dari tersangka P , disebutkan, ada pembuatan yang sama di Jalan Brokoli, sehingga polisi juga melakukan penggerebekkan ditemukan sebelas tong, ditangkap pelaku berinisial LD.

Dari mulut kedua, tersangka dikembangkan lagi, pabrik industri rumahan pengolahan arak tersebut berada di Jalan George Obos XVI , sehingga polisi melakukan penggegebekkan di salah satu rumah dengan nomor 21, dan didalamnya ditemukan banyak sekali bahan pembuat arak tanpa izin sebanyak 162 ember arak.

"Tidak hanya itu, di rumah ini juga ditemukan mesin pengolahan, dan alkohol serta metanol sebagai bahan pencampur miras tersebut, dan pelaku utama berinisial Tj, kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang selama empat bulan membuat dan mamasarkan miras jenis arak tanpa izin di Palangkaraya," ujarnya.

Dikatakan, Adex, selama empat bulan melakukan kegiatan pembuatan miras tersebut, pelaku sudah mengantongi keuntungan hingga mencapai ratusan juta rupiah, hasil dari penjualan miras ilegal tersebut.

Ditemukan Uang Belasan Juta, Polisi Juga Amankan Barang Bukti Ini dari Pengedar Sabu Kumai

2 WNA Asal Malaysia Tewas, Ini Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi di Lombok Timur

"Saat digerebek pelaku sedang mengemas arak itu , kami melakukan penggerebekkan bersama Ketua RT disini," ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua RT 11 /RW VI Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Gunawan, mengatakan, pelaku memang saat tinggal di rumah tersebut sempat lapor, datang dari Jakarta, tetapi tinggal di Kalbar.

"Saya baru tau jika rumah ini dijadikan sebagai industri pengolahan miras," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahaman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved