Kabar Palangkaraya

Dikritik Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang, Begini Respons Wali Kota Palangkaraya

Bukan hanya itu, di plang nama jalan Manjuhan juga dItulis, jalan rusak tersebut dijual dengan menulis ukuran tertentu.

Dikritik Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang, Begini Respons Wali Kota Palangkaraya
TRIBUNKALTENG.COMaturahman
Warga yang menulis batang pohon pisang milik Wali Kota Palangkaraya di lokasi jalan Manjuhan yang rusak sehingga oleh warga setempat ditanam puluhan batang pisang. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kritik pedas dilayangkan warga Jalan Manjuhan, Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalteng, terhadap Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin dengan cara menanam puluhan batang pisang di jalan yang rusak, Kamis (7/3/2019).

Selain mengkritik dengan memasang pohon batang pisang hingga sekitar satu kilometer pada spot jalan berlubang atau jalan rusak di sepanjang Jalan Manjuhan, warga juga memasang tulisan sejumlah batang pisang yang ditanam milik Wali Kota, Ketua DPRD Palangkaraya.

Bukan hanya itu, di plang nama jalan Manjuhan juga dItulis, jalan rusak tersebut dijual dengan menulis ukuran tertentu.

Ini, semua ternyata langsung direspon oleh Wali Kota Palangkaraya yang datang ke lokasi bahkan langsung berdialog dengan puluhan warga setempat yang mendesak agar jalan tersebut diperbaiki.

AS Roma Terpuruk Musim Ini, Sang Pelatih Eusebio Di Francesco Pun Diberhentikan

VIDEO: Ngakak saat Pamerkan Uang Curian di Media Sosial, Tapi Begini Setelah Ditangkap

Pantauan di Jalan Manjuhan, Jumat (8/3/2019) setelah kejadian aksi penanaman batang pohon pisang dipuluhan spot titik jalan rusak di Jalan Manjuhan sekitar satu kilometer, langsung didatangkan alat berat untuk perbaikan jalan secara darurat dengan menimbun dan meratakan jalan tersebut.

Cara yang dilakukan warga ini ternyata efektif untuk mendesak pemerintah setempat dalam memperbaiki jalan lingkungan yang rusak tersebut.Pasalnya, menurut Mambang Tubil, Ketua RT setempat, selama lima tahun usulan dimusrenbang, jalan tersebut tidak pernah goal sehingga warga melakukan aksi menanam puluhan batang pisang di lubang jalan rusak.

Kepada Tribun Kalteng.com, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, menjelaskan, anggaran perbaikan jalan manjuhan sudah dianggarkan dalam tahun 2019 ini dan akan digarap oleh Dinas Perkim Pemprov Kalteng, bukan Pemko Palangkaraya, karena sudah ada sharing dana pembangunan jalan lingkungan bersama Pemprov Kalteng.

"Jalan Manjuhan dibangun tahun ini, oleh Dinas Perkim Provinsi Kalteng, saat ini proses lelang, dan akan dikerjakan dalam pertengahan tahun ini hingga pengaspalan. Tidak benar jika dikatakan, jalan itu tidak diperbaiki.Ini dipolitisir oleh pihak tertentu, harap maklum saja ini musim pemilu," ujarnya.

Fairid juga tidak marah ketika ada oknum warga yang menulis disalah satu pohon pisang yang ditanam milik Wali Kota Palangkaraya."Saya sudah beli batang pohon pisang yang ditanam atas nama Wali Kota Palangkaraya itu, tapi saya tau orang yang membikin tulisan itu," ujarnya sembari senyum. (Tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved