Kabar Palangkaraya

Protes Jalan Rusak, Warga Manjuhun Tanam Pisang di Tengah Jalan

Warga di Jalan Manjuhan, Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, melakukan aksi menutup jalan dengan menanam pisang di jalan.

Protes Jalan Rusak, Warga Manjuhun Tanam Pisang di Tengah Jalan
(banjarmasinpost group/faturahman)
Warga Jalan Manjuhan Kamis (7/3/2019) menanam pohon pisang di sepanjang jalan yang berlubang hingga puluhan batang pisang yang ditanam, akhirnya kendaraan roda empat tak bisa masuk. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga tiga rt yang tinggal di Jalan Manjuhan, Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (7/3/2019) melakukan aksi menutup jalan Manjuhan.

Penutupan jalan ini ditandai dengan menanam pohon pisang di sepanjang jalan Komplek Manjuhun. Warga menanam pohon pisang di titik jalan yang berlobang.

Penutupan itu sebagai bentuk aksi protes warga kepada Pemerintah Kota Palangkaraya, yang tidak mengakomudir usulan warga sejak lima tahun untuk perbaikan jalan tersebut.

Dampak dari penutupan jalan tersebut, mengakibatkan kendaraan roda empat tidak bisa masuk jalan Manjuhan dan terpaksa memutar lewat jalan lain.

Polres Kapuas Kawal Pendistribusian Bantuan Sosial Beras Sejahtera

Menang Lawan PSM Makasar, Gubernur Sugianto Yakin Kalteng Putra Bisa Jadi Juara Liga I

Jokowi & Prabowo Bakal Hadiri Haul Guru Sekumpul 2019? Ini Penjelasan Koordinator Relawan

"Saya kaget saja pas mau masuk jalan Manjuhan ternyata banyak berdiri pohon pisang yang menghalangi jalan masuk makanya terpaksa lewat jalan lain, meski memutar lebih jauh.Tapi saya juga berharap agar jalan Manjuhan bisa diperbaiki sehingga kendaraan lebih nyaman lewat." ujar Maulida, warga setempat.

Penutupan jalan tersebut dilakukan sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 wib hingga pukul 10.00 wib, warga masih banyak dilokasi jalan rusak yang ditanam pohon pisang hingga mencapai sekitar satu kilometer tersebut. Bukan hanya jalan rusak yang dikeluhkan tetapi termasuk saluran drainase yang mampet pun juga jadi masalah warga.

Lucinta Luna Pamer Pacar Baru, Terungkap Identitas Pemain Sepak Bola yang Mengencaninya

Penalti Marcus Rashford Menangkan Manchester United Vs Paris Saint-Germain di Leg 2 Liga Champions

Ketua RW, Ijon Saha, mengatakan, usulan untuk perbaikan telah dilakukan sejak lima tahun silam dalam setiap pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan Kelurahan tetapi tidak pernah disetujui.

"Bahkan kabar santer menyebut, rencananya tahun ini diperbaiki, tetapi belakangan malah anggarannya dialihkan, makanya kami protes," ujarnya.(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved