Kabar Barito Utara

3 Hari Pencarian, Juru Masak Tugboat Karam di DAS Barito Ditemukan Tak Bernyawa

Upaya mencarian korban kapal tugboat tenggelam di daerah aliran Sungai Barito, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akhirnya membuahkan hasil.

3 Hari Pencarian, Juru Masak Tugboat Karam di DAS Barito Ditemukan Tak Bernyawa
tribunkalteng.com/faturahman
Lalu lintas Kapal Pengangkut Batubara selama air pasang marak di DAS Barito, seperti yang tampak di Buntok, Kabupaten Barito Selatan ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, MUARATEWEH -  Suroso (63) anak buah kapal penarik tongkang jenis tugboat, ditemukan tewas mengapung di sungai 500 meter dari tempat kejadian perkara.

Jasad korban ditemukan tewas setelah tiga hari dilakukan pencarian oleh tim pencari korban kapal tugboat tenggelam di DAS Barito, Kalimantan Tengah. Korban adalah juru masak kapal, dan mantan anggota polisi.

Saat ditemukan tubuh korban dalam kondisi telungkup di sekitar pelabuhan Desa Papar Pujung, Kecamatan Lahei Barat, Senin (4/3/2019) pukul 09.25 WIB.

Pencari Kayu Sibitan Tenggelam di Sungai Teweh, Warga Barut Ditemukan dalam Kondisi Begini

Pengedar Sabu Sampit Dibekuk, 12 Bungkus Narkoba Ditemukan dari Kantong Pandi

Danramil Kecamatan Lahei, Kapten Inf Praptomo di Muara Teweh, Selasa (5/3/2019) mengatakan, pihaknya selama tiga hari melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sungai tersebut, akhirnya membuahkan hasil, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi sehingga dilakukan evakuasi ke darat.

Jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan penguburan, karena kondisinya sudah membusuk setelah tiga hari mengapung di daerah aliran sungai Barito. Warga bersama tim pencari korban , sempat mengalami kesulitan dalam mencari korban karena arus deras DAS Barito.

Kejadian kapal tugboat tenggelam, Sabtu (2/3/2019) dini hari pukul 01.00 WIB saat menarik tongkang PT Kambang Sentosa Bersama, saat itu, korban dinyatakan hilang sedangkan awak kapal lainnya dinyatakan selamat sehingga dilakukan pencarian dengan menyisir DAS Barito.

Bangkai kapal yang tenggelam  hanyut terbawa arus sungai sekitar dua kilometer dari lokasi awal kapal tenggelam. Kapal masih posisi bagian bawah berada di permukaan air, namun bagian buritan sudah tenggelam, sedangkan kapal tidak bisa dilakukan evakuasi dari sungai.

Informasi warga setempat, posisi kapal yang tenggelam itu berada di antara Desa Papar Pujung - Jangkang Lama dan dekat dengan daratan atau pinggiran hutan desa setempat dan akan menjadi bangkai dan barang rongsokan di sungai barito tersebut.  (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved