Kalteng Kita

Dua Warga Banjarmasin Ini Ditangkap Saat Bawa Kayu Ilegal di Kapuas

Dua truk berisi kayu tanpa dokumen diamankan petugas Polda Kalteng dalam sebuah patroli.

Dua Warga Banjarmasin Ini Ditangkap Saat Bawa Kayu Ilegal di Kapuas
HO/Polda Kalteng
PETUGAS Tindak pidana tertentu (Tipiter ) Dit Reskrimsus Polda mengamankan truk kayu diduga ilegal di Mapolda, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dua truk berisi kayu tanpa dokumen diamankan petugas Polda Kalteng dalam sebuah patroli.

Petugas Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Kalteng mengamankan sebanyak dua truk pengangkut kayu yang diduga ilegal, di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Penangkapan dua truk berisi kayu ilegal, Jumat (22/2/2019) malam, saat anggota Tipiter melaksanakan patroli kewilayahan di Jalan Hauling, Desa Bataguh, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas.

Informasi terhimpun, petugas melakukan, pencegatan kemudian melakukan pemeriksaan di dalam truk yang membawa kayu meranti campuran dengan total dua buah truk sebanyak 16 kubik.

Istri Sah Minta Semua Harta Dikembalikan, Nana Bakal Ceraikan Bella Luna?

Maverick Vinales Tercepat, Ini Hasil Tes Lengkap Pramusim Qatar dan Jadwal MotoGP 2019

Saat ditanya dokumen kayu, sopir tidak bisa menunjukan surat kepemilikan kayu dan tanpa memiliki dokumen resmi sehingga diamankan dan dibawa ke Mapolda untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Informasi, Pelaksana Kasubdit Tipiter AKBP Devy Firmansyah, Selasa (26/2/2019) mengatakan, ada dua truk yang diamankan termasuk dua orang yang membawanya.

“Ada dua orang dimankan karena membawa kayu tanpa dokumen lengkap di wilayah Kapuas. Keduanya sudah dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Pemeriksaan, terhadap dua orang berinisial MU (39), warga Banjarmasin dan FJ (43), warga Banjarmasin, akhirnya keduanya dilakukan penahanan di kamar tahanan Mapolda Kalteng. Sementara truk mengangkut kayu yang dibawa KT 8323 KYdan DA 1006 DB disita dan diamankan di Mapolda.

Pemberantasan dan pengawasan praktek illegal logging ini tidak hanya dilakukan di kapuas saja tetapi juga di kabupaten lainnya.

“ Penangakapan tersebut, membuat kami lebih memperluas pengawasan dengan melakukan penyelidikan dugaan praktik ikegal logging di daerah lain sambil melakukan patroli kewilayahan,” ucap Devy. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved