kabar Palangkaraya

Sudah Bersih-bersih Lingkungan, Kota Palangkaraya Tetap Gagal Raih Adipura

Kota Palangkaraya sebagai Ibu Kota Kalimantan Tengah selama ini sangat sulit kembali mendapatkan penghargaan kota bersih melalui piala adipura.

Sudah Bersih-bersih Lingkungan, Kota Palangkaraya Tetap Gagal Raih Adipura
(banjarmasinpost group/faturahman)
Salah satu sudut Kota Palangkaraya. Pemko Palangkaraya berupaya melakukan pembenahan lingkungan untuk meraih adipura. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kota Palangkaraya sebagai Ibu Kota Kalimantan Tengah selama ini sangat sulit kembali mendapatkan penghargaan kota bersih melalui piala adipura. Kondisi itu, jauh tertinggal dibandingkan Kota Pangkalanbun dan Sampit yang hampir setiap tahun mendapat penghargaan kota bersih tersebut.

Beberapa warga Palangkaraya, pun mempertanyakan hal tersebut, padahal semua gerakan kebersihan seperti gotong royong membersihkan lingkungan rumah, sudah dilakukan oleh warga setelah adanya imbauan dari Wali Kota Palangkaraya, nanun belum juga mampu meraih penghargaan adipura.

"Kami rutin saja melakukan gotong royong dilingkungan rumah, bersama warga yang ada di Pausraya ini, itu karena adanya imbauan dari Wali Kota Palangkaraya yang meminta agar sadar kebersihan lingkungan apalagi saat musim hujan seperti sekarang rawan demam berdarah," ujar Wardi Ketua RT di Pausraya Ujung, Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya, Kamis (21/2/2019).

Polisi Geledah Barak di Sampit, Amankan Ingus dan Sabu 7,98 Gram

Manchester City Akhirnya Menang, Pep Guardiola Sebut Kontra Schalke 04 Sama dengan Liverpool

Raheem Sterling Bawa Manchester City Menang Atas Tuan Rumah Schalke 04 di Liga Champions

Sebelumnya, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan, pihaknya selalu melakukan evaluasi kekurangan yang ada dalam upaya meraih adipura tersebut dan berupaya maksimal dalam mendapatkannya dengan menggerakkan masyarakat agar sadar terhadap lingkunganya.

Dikatakan, selain mengharapkan adanya pengakuan adipura, yang terpenting bagi Pemko Palangkaraya, yakni masyarakat Kota Palangkaraya sadar dalam menjaga dan membersihkan lingkungannya dari sampah.

"Jika lingkungan bersih tentu nyamuk yang selama ini mengakibatkan demam berdarah juga ga bisa berkembangbiak," ujarnya. (banjarmasinpost.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved