Kabar Palangkaraya

Atasi Banjir Jalan Bukitrawi Dibangun Dua Jalur, Pembebasan Lahan Rp 6 Miliar

Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR tahun 2019 ini akan membangun jalan layang atau fileslab sejauh 900 meter di Desa Bukitrawi.

Atasi Banjir Jalan Bukitrawi Dibangun Dua Jalur, Pembebasan Lahan Rp 6 Miliar
(banjarmasinpost group/faturahman)
Kadis PUPR, Salahuddin, saat memantau jalan Bukitrawi yang mengalami kerusakan akibat terendam luapan air Sungai Kahayan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR tahun 2019 ini akan membangun jalan layang atau fileslab sejauh 900 meter di Desa Bukitrawi Pulangpisau dengan dana mencapai Rp67 miliar.

Pembangunan jalan layang diutamakan jalan yang parah terendam banjir akibat luapan Sungai Kahayan.

Pantauan hingga, Selasa (19/2/2019) banjir yang merendam  jalan yang menghubungkan Palangkaraya ke Gunungmas, Buntok, Muara Teweh, Murungraya hingga Tamiyang Layang yang terhubung ke Kalsel lewat Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah, mulai mengering.

Dua Pemancing Ini Kaget Temukan Kerangka di Semak Desa Trinsing Barito Utara

Manchester City Dapat Lawan Enteng dan Man United Berat, Ini Hasil Undian Perempat Final Piala FA

Esok, Liverpool Fokus Kontra Bayern Muenchen di Liga Champions dan Berikutnya Manchester United

Namun jalan di Desa Bukitrawi ini, saat musim penghujan seperti sekarang bisa saja tiba-tiba naik dan merendam jalan tersebut.

"Bisa saja tiba-tiba airnya naik, hingga ke jalan jika hujan lebat hingga beberapa hari," ujar Ruslan, warga setempat, Selasa (19/2/2019).

Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan antisipasi terkait hal tersebut dengan melakukan koordinasi dengan balai yang menangani jalan tersebut.

"Jika banjirnya parah maka akan ada petugas yang mengawasi jalan di titik terendam, untuk membimbing pengendara agar kendaraanya bisa lewat," ujarnya.

Dikatakannya, tahun ini jalan dibangun sepanjang 900 meter dengan dana Rp67 miliar dan juga akan dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan layang dibagian samping kiri dan kanan jalan yang ada dengan dana mencapai Rp6 miliar rupiah agar ada lahan untuk pembangunan jalan layangnya.

"Nantinya, jalan ini akan ada dua jalur yakni jalur atas dan jalur bawah sehingga jalan ini bisa berfungsi ganda ketika hujan lebat dan jalan banjir maka yang akan dipakai jalan layang, namun ketika jalan tidak banjir maka jalan bawah dan jalan atas bisa dipakai semua," ujarnya. banjarmasinpost.co /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved