Mobil Listrik

Mobil Listrik Kasuari Jelajahi Kalimantan Tengah dan Selatan

Mobil Listrik karya anak bangsa yang diberi nama Kasuari , Senin (18/2/2019) tiba di Provinsi Kalimantan Tengah.

Mobil Listrik Kasuari Jelajahi Kalimantan Tengah dan Selatan
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Mobil Listrik Kasuari saat berada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Mobil Listrik karya anak bangsa yang diberi nama Kasuari , Senin (18/2/2019) tiba di Provinsi Kalimantan Tengah.

Mobil listrik yang dikembangkan di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur Jakarta itu secara resmi di lepas menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan sebagai lokasi terakhir perjalanan jelajah mobil listrik di Kalimantan jelajah Kalselteng.

Saat tiba di Palangkaraya dan dilepas secara resmi oleh jajaran PLN Cabang Palangkaraya menuju Banjarmasin, mobil  ini langsung mendapat perhatian warga Kalteng.

Agus Mukhlisin, Ketua Tim PLN Institut Teknologi Sepuluh November ( ITS) Explore Indonesia, kepada BPost, mengatakan, mobil listrik yang dikembangkan mereka sudah melakukan perjalanan hampir separuh Indonesia.

Aliansi Dayak Bersatu Tolak Transmigran Luar Kalteng, Datangi Kantor Gubernur dan DPRD

Bupati Gumas Khawatirkan Kerusakan Jalan Ganggu Pengiriman Logistik Pemilu

Real Madrid Gagal Geser Atletico Madrid dan Barcelona Makin Mantap di Puncak Klasemen Liga Spanyol

"Saat itu ada dua mobil yang dipakai yakni Blizs dan Kasuari,"terangnya..

Perjalanan dimulai dari Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Jakarta, Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Padang, Pekanbaru, Medan, Aceh dan Sabang.

"Saat ini kami berada di Pulau Kalimantan, Blits mengalami anomali mesin yang mengakibatkan Blits tidak dapat meneruskan penjelajahannya menuju Kalimantan, sehingga hanya kaswari yang terpakai," ujarnya.

Mobil listrik Kasuari melanjutkan perjalanan jelajah Indonesia tanpa Blits. Total perjalanan yang sudah ditempuh Kasuari saat ini mencapai 5.900 KM saat mobil tersebut tiba di Palangkaraya, tampak berjalan nornal meski jenis mobil listrik tidak mengeluarkan suara dan bebas asap dark mesin.

Manager PLN Palangkaraya, Faisal, memgatakan, mobil tersebut hanya mampu berjalan selama empat jam, dengan jarak tempuh mencapai 150 kilometer, dengan kecepatan hingga men capai 140 km/perjam."Produknya menggunakan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT), termasuk Mobil dan Motor Listrik.

“Sebagai bentuk dukungan PLN, kami sudah menyiapkan titik Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di Kabupaten dan Kota yang akan menjadi tempat singgah Kasuari untuk mengisi energi. Mobil ini sudah di cas di PLN Palangkaraya,sehingga hari ini mobil akan melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin", ujarnya.(tur)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved