Kabar Palangkaraya

Aliansi Dayak Bersatu Tolak Transmigran Luar Kalteng, Datangi Kantor Gubernur dan DPRD

Puluhan warga dayak yang tergabung dalam aliansi dayak bersatu, Senin (18/2/2019) menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD.

Aliansi Dayak Bersatu Tolak Transmigran Luar Kalteng, Datangi Kantor Gubernur dan DPRD
(banjarmasinpost group/faturahman)
Aksi unjukrasa menolak program transmigrasi ke Kalteng di Gedung DPRD Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Puluhan warga dayak yang tergabung dalam aliansi dayak bersatu, Senin (18/2/2019) menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kalteng di Jalan S Parman dan Kantor Gubernur Kalteng, di Jalan George Obos.

Aksi unjuk rasa aliansi dayak bersatu ini, untuk menyuarakan protes terkait rencana didatangkannya transmigran luar Kalteng.

Masa yang berjumlah puluhan orang tersebut menyampaikan aspirasi terkait adanya pemberitaan program food estate dan memerlukan tenaga kerja 1,4 juta jiwa.

Pengedar Sabu Ini Gagal Kelabui Polisi, Sabu di Cetakan Jelly Ditemukan Petugas

Pelabuhan Bahaur Permudah Warga Kalteng ke Jawa, Tidak Lagi ke Trisakti

Kontra Manchester United, Chelsea Selalu Unggul Tipis di Piala FA, Akan Berlanjutkah Hari Ini?

Program ini mereka dinilai hanya akan menyengsarakan masyarakat dayak Kalteng yang selama ini masih banyak yang belum memiliki lahan dan belum ada pekerjaan.

Koordinator aksi, Ingkit Jeper, mengatakan, ada tiga hal yang jadi tuntutan mereka dalam aksi tersebut, yakni, menolak pencabutan moratorium transmigrasi di Kalteng,
menolak penempatan transmigrasi baru di Kalteng dan meminta penempatan masyarakat Dayak dalam program food estate.

"Masyarakat lokal masih banyak membutuhkan pekerjaan, banyak tidak memiliki tanah, karena banyak investor tambang maupun sawit dan kehutanan, sedangkan transmigran membuka peluang warga luar Kalteng mendapatkan lahan di Kalteng. Kami minta berdayakan warga lokal," ujar Yuliustri, salah satu juru bicara aksi.

Pengunjukrasa sempat menemui sejumlah anggota dewan dalam menyampaikan aspirasinya, namun belum ada kata sepakat karena usulan masih akan dirundingkan kembali  dengan pimpinan dewan.

Real Madrid Gagal Geser Atletico Madrid dan Barcelona Makin Mantap di Puncak Klasemen Liga Spanyol

Jalannya aksi dikawal puluhan polisi yang meminta agar aksi berjalab dengan aman dan damai.

Sementara itu, Plt Ketua Komisi B DPRD Kalteng, HM Asera mengatakan, pihaknya siap membicararakan usulan pendemo ke Menteri Transmigras.

"Saya dukung penolakan transmigrasi itu, dan buatlah transmigrasi lokal yang akan diisi oleh orang lokal bukan orang luar," ujar Ketua Dewan Syuro PKB Kalteng ini. (banjarmasinpost.co/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved