Haul Guru Sekumpul 2019

Haul ke 14 Guru Sekumpul, Jamaah Diharapkan Berpartisipasi 'Putiki Sampah' di Sekitar Lokasi

Pada tahun ini pihaknya mengharapkan ada inisiatif aktif dari jemaah sendiri mengumpulkan sampah.

Haul ke 14 Guru Sekumpul, Jamaah Diharapkan Berpartisipasi 'Putiki Sampah' di Sekitar Lokasi
Banjarmasinpost.co.id/Aya Sugianto
Suasana Haul ke 13 Guru Sekumpul 2018 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA — Dalam pelaksanana Haul ke-14 Guru Sekumpul  ulama Kharismatik KH Zaini Abdul Ghani di Sekumpul, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar mengerahkan semua armadanya agar Kota Martapura tetap bersih.

Meski demikian, DLH Banjar mengajak jemaah bersama-sama aktif menjaga kebersihan.

Kepala DLH Banjar, Boyke W Tristiyanto mengatakan, tahun lalu pihaknya membagikan kantong plastik untuk membantu jemaah mengumpulkan sampah, namun pelaksanaannya dirasanya belum optimal. Pada tahun ini pihaknya mengharapkan ada inisiatif aktif dari jemaah sendiri mengumpulkan sampah.

Dirinya juga mengharapkan agar jamaah haul tahun ini bisa meniru beberapa kegiatan seperti 212, yang mana pesertanya sendiri memungut sampah begitu acaranya selesai digelar. Pihaknya tetap berusaha bekerja semaksimalnya untuk kelancara Haul ke-14 dan pasca haul digelar.

Ter Stegen Bawa Barcelona Hindari Kekalahan Kala Kontra Athletic Bilbao di Liga Spanyol

Haul ke-14 Guru Sekumpul di Martapura 9-10 Maret 2019, 55 Dapur Umum, 11 Ribu Relawan Dikerahkan

Adapun volume sampah Kota Martapura setiap hari sekitar 100 sampai 150 ton sampah. Berkaca haul pada tahun lalu, jumlah sampah 100 ton, maka DLH Banjar menangani volume sampah dua kali dari biasanya setiap hari.

“Sehingga tidak bisa menyelesaikan sampah dalam sekejap, dan juga armada di DLH Banjar jumlahnya terbatas,” tambah Boyke.

Suasana Haul ke 13 Guru Sekumpul 2018 (Banjarmasinpost.co.id/Aya Sugianto)
Beredar imbauan cukup 10 persen dari jemaah haul Abah Guru yang mau berpartisipasi dengan gerakan atau anjuran tanda tagar tulak haul (berangkat haul, red) bawa plastik dan tagar tuntung (selesai) acara putiki (pungut) sampah yang berhamburan di lokasi, duduk dijalanan atau pun parkir.

Tujuannya agar memudahkan relawan maka akan ada lebih 100.000 kantongan yang berisi sampah yanf sudah siap untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved