Human Traficking

Tujuh Gadis Indramayu Dijual Rp 2 Juta per Orang ke Pengusaha Pijat Plus-Plus

Polres Indramayu menyelamatkan tujuh gadis dari sindikat human traficking atau perdagangan manusia.

Tujuh Gadis Indramayu Dijual Rp 2 Juta per Orang ke Pengusaha Pijat Plus-Plus
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah tersangka kasus perdagangan manusia dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/2/2019). 

 TRIBUNKALTENG.COM, INDRAMAYU - Polres Indramayu menyelamatkan tujuh gadis dari sindikat human traficking atau perdagangan manusia.

Sedikitnya ada empat tersangka yang diamankan dalam kasus human traficking atau perdangangan manusia tersebut.   Para tersangka itu masing-masing berinisial FS (31), FG (33), AR (34), dan WN (16).

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan modus operandi para tersangka ialah menawarkan kerjaan sebagai babysitter dan SPG.

Namun, setibanya di Jakarta korban justru dipekerjakan sebagai terapis pijat plus-plus dan PSK.

Suzuki Bikin Ertiga ala Crossover, Saingi Xpander

Sudah Bisa Duduk dan Menggerakkan Tangan, Begini Kabar Terkini Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng

Rumah Pria Warga Jalan Anggrek Kualakapuas Ini Digeledah Polisi, Ribuan Obat Terlarang Ditemukan

"Di tempat pijat plus-plus itu tersangka mendapat Rp 2 juta untuk satu gadis yang dibawa," kata M Yoris MY Marzuki dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Rabu (6/2/2019).

Menurut dia, para tersangka juga membuat PT fiktif sebagai penyalut tenaga kerja untuk pijat plus-plus dan karaoke.

Bus Kramat Jati Terbalik, Dua Tewas, 13 Korban Dievakuasi

Tangis Mulan Jameela Pecah, Nyanyikan Lagu Kangen untuk Ahmad Dhani di ILC

Bahkan, mereka tak segan-segan memalsukan dokumen dan surat persetujuan orang tua korban.

"Korban yang di bawah umur itu dituakan jadi 18-19 tahun, agar dapat diterima bekerja," ujar M Yoris MY Marzuki.

Ia mengatakan, keempat tersangka dijerat Pasal 2, Pasal 6, dan Pasal 10 UU RI No 21. Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO).

Ancaman hukumannya ialah penjara maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 600 juta rupiah.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Human Traficking- 7 Gadis Indramayu Dijual Rp 2 Juta per Orang ke Pengusaha Pijat Plus-plus

(Penulis: Ahmad Imam Baehaqi)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved