Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng

Sudah Bisa Duduk dan Menggerakkan Tangan, Begini Kabar Terkini Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng

Dia ditemani anak perempuannya bernama Herlina yang selama ini setia menjaga dan merawat ibunya sejak empat tahun lalu mengalami obesitas.

Sudah Bisa Duduk dan Menggerakkan Tangan, Begini Kabar Terkini Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng
tribunkalteng.co/fathurahman
Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng sudah bisa duduk tiga minggu setelah operasi pengecilan lambung atau operasi Bariatrik. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tiga minggu setelah menjalani operasi bariatrik atau pengecilan lambung, Titi Wati (37) perempuan penderita obesitas dengan bobot mencapai 220 kilogram yang tinggal di Jalan George Obos XXV Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalteng, kondisinya semakin membaik.

Titi panggilan akrabnya, saat ditemui di rumahnya, Rabu (6/2/2019) tampak sehat, dan segar.

Dia ditemani anak perempuannya bernama Herlina yang selama ini setia menjaga dan merawat ibunya sejak empat tahun lalu mengalami obesitas.

Titi Wati yang sudah tiga minggu dirawat di rumahnya ini, tampak semakin lincah.

CEO Bursa Kripto Meninggal, Bitcoin Senilai 145 Juta Dollar AS Terancam Hangus

NASA Temukan Pemicu Likuifaksi Palu, Ini Fakta Terbaru Gempa Palu yang Bikin Ilmuwan Kaget

Dia tampak ringan membolak-balikan badanya bahkan sudah bisa duduk dalam waktu lama hingga setengah jam, bahkan mencoba untuk berdiri meski hanya bisa sekitar lima menit.

"Aku belum berani berjalan, karena takut jatuh, karena tubuh belum seimbang, masih kadang melayang, sehingga hanya berani duduk dan berdiri sejenak, itupun bisa dilakukan hanya pagi hari setiap hari untuk dilatih," ujarnya.

Ditemani, anak dan suami, di rumahnya, selama dirawat di rumah makannya diatur ketat, hanya diberikan tahu dan telur kemudian belakangan bubur dan buah.

"Saya sempat delapan hari tidak buang air besar (BAB), kemudian diberikan dokter obat pencahar," ujarnya.

Titi yang asli kelahiran Palangkaraya ini, tampak ringan saat duduk bahkan dia juga semakin ringan menggerakkan tangannya.

"Ya, aku makin ringan, menggerakkan badan dan tangan, semakin nyaman, tapi aku masih takut untuk berjalan," ujarnya lagi.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved