Kabar Palangkaraya

Bantuan Berdatangan, Ini Data Terakhir Korban Kebakaran Tugu Soekarno Palangkaraya

Salah satunya dengan mendirikan tenda yang sebagian dipakai oleh korban kebakaran yang tidak punya keluarga.

Bantuan Berdatangan, Ini Data Terakhir Korban Kebakaran Tugu Soekarno Palangkaraya
tribunkalteng.com/faturahman
Warga korban kebakaran di Jalan S Parman Palangkaraya dekat Tugu Soekarno mengungsi ke tenda. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman di sekitar Tugu Soekarno Jalan S Parman Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (3/2/2019) malam menyisakan kesedihan bagi para korban.

Sebanyak, tiga kafe lima belas rumah, satu barak tiga pintu, hangus terbakar, dalam kejadian yang juga menghanguskan bangunan dermada wisata Palangkaraya tersebut.

Ketua RT 01 RW 17 Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Hamdani mengatakan, semua korban kebakaran sudah mendapat penanganan dari instansi terkait di Pemko Palangkaraya maupun Pemprov Kalteng.

Salah satunya dengan mendirikan tenda yang sebagian dipakai oleh korban kebakaran yang tidak punya keluarga.

"Memang ada 15 KK sekitar 48 orang korban kebakaran yang ada di RT saya, tetapi sebagian memilih ditampung keluarganya, sebagian lagi di tenda untuk sementara," ujarnya.

“Tenda pengungsi kapasitasnya cukup untuk menampung seluruh korban sebanyak 48 jiwa. Namun, korban yang bertahan di pengungsian ini tidak semuanya, karena sebagian memilih mengungsi di kediaman keluarga mereka,” terangnya.

Diduga Berupaya Selamatkan Diri, Tiga Korban Tewas Kebakaran di Babirik HSU, Ditemukan Dekat Pintu

Pernikahan Dini di Halong Kalsel, Bocah Kelas 6 SD Ini Akhirnya Dinikahkan dengan Pelajar SMP

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Palangkaraya Yus Anwar, mengatakan, penanganan para korban diperkirakan berlangsung selama 3 hari dengan lokasi dipusatkan di kawasan taman Tugu Soekarno, Jalan S Parman, Palangkaraya.

Para korban kebakaran permukiman di kawasan Tugu Soekarno Jalan S Parman Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (5/2/2019) ditampung di tenda-tenda darurat.

Sebanyak, 48 jiwa warga korban kebakaran tersebut sudah dalam penanganan instansi terkait yang menyiapkan, petugas kesehatan maupun pemberian makanan dan bantuan lainnya untuk disalurkan kepada para korban.

Bantuan korban tersebut dikoordinasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangkaraya, bersama Dinas Sosial (Dinsos), Badan Nasional Penanganan Bencana Daerah (BNPD), serta para relawan, dan lembaga terkait lainnya yang berwenang dalam penanganan bencana kebakaran.

Bantuan diserahkan Walikota Palangkaraya Fairid Naparin yang langsung turun ke lapangan didampingi Wakil Walikota Hj Umi Mastikah, dan jajaran yang juga turun ke lapangan sekaligus memantau lokasi kebakaran.

(Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved