Kabar Palangkaraya

Permukiman Padat Penduduk Kawasan Tugu Soekarno Terbakar, Tiga Kafe Turut Ludes

Sebanyak tiga kafe lima belas rumah, satu barak tiga pintu, hangus terbakar, Minggu (3/2/2019) malam di kawasan tugu Soekarno.

Permukiman Padat Penduduk Kawasan Tugu Soekarno Terbakar, Tiga Kafe Turut Ludes
istimewa/warga
Kebakaran di kawasan padat penduduk di Jalan S Parman Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak tiga kafe lima belas rumah, satu barak tiga pintu, hangus terbakar, Minggu (3/2/2019) malam di kawasan tugu Soekarno di Jalan S Parman Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Belum diketahui persis penyebab kebakaran tersebut , namun beberapa warga mengatakan, kebakaran berasal dari korsleting listrik yang terjadi disekitar pohon dan memunculkan api, yang ada di kawasan tersebut sehingga mengenai atap rumah warga.

Api pun membubung tinggi membakar rumah warga yang kemudian menjalar ke rumah kainnya di kawasan tersebut sehingga akhirnya juga membakar sebanyak lima belas rumah, satu barak tiga pintu berbahan kayu, akibat angin yang berhembus kencang di kawasan tersebut.

Air Hitam Membuat Wisata Dermaga Kereng Disukai Pengunjung

Hasil Seri 1-1 Diperoleh dari Laga AC Milan Vs AS Roma Tak Mengubah Posisi Klasemen Liga Italia

Liga Italia, Tuan Rumah Inter Milan Makin Tertinggal dari Napoli Usai Dikalahkan Bologna 0-1

Kebakaran tersebut, menjadi perhatian banyak warga, yang bertandang ke lokasi wisata Taman Pasuk Kameloh dan Taman Wisata Tugu Soekarno yang tak jauh dari lokasi kebakaran tersebut.

Menurut Herman, salah satu warga setempat, mengatakan, api tiba-tiba saja membesar dari bagian atas rumah warga yang terbuat dari bahan kayu yang kemudian menjalar ke rumah lainnya, dalam waktu sekitar satu jam api meluluh lantakan belasan bangunan.

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran yang menghanguskan belasan rumah tersebut."Kami masih melakukan penyelidikan penyebabnya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved